Besok, 243 Petak Pasar Mangkurawang Diundi

Admin 21 Feb 2017
img

Sejumlah pedagang sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah yang tak berpihak pada rakyat kecil

TENGGARONG, Gelombang relokasi jilid II pedagang pasar Tenggarong ke Pasar Mangkurawang bakal segera direalisasikan akhir Februari 2017 ini, bahkan pada Rabu (23/2) hari ini dijadwalkan akan dilakukan proses pengundian petak pedagang Blok H,I di Pasar Mangkurawang 1 dan 2.

Menurut Sukono, Kasi Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar, Ada sebanyak 243 petak pasar Mangkurawang yang akan diundi untuk pedagang Pasar Tenggarong akan dipindah. Pedagang tersebut adalah pedagang sayur dan sembakau, termasuk pedagang batu.“Proses pengundian akan dilakukan mulai pagi sekitar pukul 10.00,” tegas Sukono.

Petak yang disiapkan pemerintah untuk pedagang pindahan dari Pasar Tanggarong berukuran 2 x 2 meter.

Sementara sejumlah pedagang Pasar Tenggarong yang direncanakan akan dipindah, merasa resah dan kecewa dengan pemerintah, pasalnya petak atau ruko ruko yang berada di Blok H dan I yang akan diisi para pedagang batu terbilang sangat tak layak.

Erwin salah seorang pedagang Pasar Tenggarong mengatakan ada 37 petak pedagang yang menempati blok H dan I dan pada dasarnya para pedagang yang menghuni blok H dan I sepakat untuk di pindah dengan catatan tempat yang di sediakan mempunyai kelayakan untuk mereka tempati .

“Kami dari pedagang tidak keberatan untuk di pindah kepasar rakyat Mangkurawang yang baru asalkan tempat yang di sediakan oleh pemerintah memiliki kelayakan, masak kami hanya dikasih petak yang berukuran 2 X 2 M persegi sedangkan tempat kami yang sekarang mempunyai luas bangunan 5 X 8 M Persegi kemana kami mau naruh barang dagangan kami,”kata Erwin

Pedagang lain Yuliana juga menambahkan, blok H dan I ini bukan seperti yang Sekda Kukar katakana hanya pedagang Tigu (Telur) dan Beras saja,tidak seperti itu keadaanya.

 

“Kami disini adalah rumah makan dan pedagang besar yang memiliki barang dagangan yang banyak” tegasnya.

Yuli menambahkan pemerintah hanya menyiapkan pemindahan pasar untuk blok PPS 1 dan 2 serta swadaya, untuk Blok H dan I belum ada tetapi pemerintah tetap memaksa untuk pindah dengan kondisi bangunan 2 X 2 dan tidak memiliki tembok .

“Khusus untuk blok H dan I pemerintah belum ada memberitahu pihak pedagang baik secara lisan ataupu tertulis tiba-tiba saja datang dan menegaskan harus pindah ,” kata.

Para pedagang mengaku telah melakukan petemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) H. Marli akan tetapi tidak memberikan solusi, malah mengatakan “Kemanapun pemerintah mau memindahkan pedagang harus mau”tegasnya.

 

Diaku oleh para pedagang bahwa ruko yang ditempati bukan hak milik tapi hak pakai saja. Menurut sejarah para penghuni yang akan menempati Blok H dan I ini berawal dari eks Pasar Batu yang sekarang menajadi Pasar Seni yang ukuran bangunannya 10 X 15, terus waktu itu dipindah ke Pasar Tangga Arung dengan Ukuran 5 X 8, sekarang  mau dipidah lagi kepasar Rakyat Mangkurawang dengan ukuran 2 x 2 dan kondisi bangunan yang tidak memilki pintu, tembok, serta jendela bagai mana bisa berdagang dengan kondisi yang seperti itu .

 

“Dulu kami di pindahkan dari pasar batu dan kepasar tangga arung sudah memiliki fasilitas yang lengkap dengan listrik dan air sudah terpasang apakah pemerintahan dulu lebih maju dan merakyak dan sekarang sebaliknya” kata Erwin.

Pedagang merasa kaget saat petugas mendatangi kami denga membawa surat pengundian petak pedagang dan memberitahukan bahwa akan segera di pindahkan tanggal 28  Februari 2017 ini.(awi/aji-poskotakaltimnews)

Admin
RELATED POST