2018 Pemprov Tergetkan Kaltim Bebas Blankspot

img

SAMARINDA-Pemprov Kaltim melalui Diskominfo Kaltim dipastikan terus mengupayakan mewujudkan target Kaltim bebas blankspot atau daerah tidak terhubung jaringan telekomunikasi pada 2018.
Realisasinya diupayakan minta dukungan program kewajiban pelayanan universal/universal service obligation (KPU/USO) yang dikelola Kementerian Kominfo untuk pembangunan bidang kominfo di seluruh tanah air.
“Ini tanggung jawab kita. Mengamankan dan mewujudkan kebijakan gubernur berkaitan bidang kominfo. Jika beliau menginginkan target 2018 tetap, maka Diskominfo sebagai instansi teknis yang membidangi bertanggung jawab wajib melaksanakannya,” aku Kepala Diskominfo Kaltim, Abdullah Sani saat memimpin rapat staf jajaran Diskominfo Kaltim, Selasa (21/2)lalu.
Menurutnya, sesuai arahan gubernur saat rapat pimpinan beberapa waktu lalu agar Diskominfo menginventarisir daerah blankspot untuk ditanggulangi merupakan arahan langsung yang harus diupayakan. Sekalipun dalam kondisi keuangan daerah kurang bergairah seperti sekarang.
Itu sebabnya, realisasinya dikoordinasikan dengan program KPU/USO. Khususnya untuk daerah blankspot yang merupakan titik rawan.
Sebagai contoh kawasan perbatasan dan pulau terluar yang bersinggungan dengan urusan kedaulatan negara. Termasuk pada daerah terpencil yang dari sisi akses transportasi terbilang rawan kecelakaan untuk memudahkan komunikasi saat kondisi darurat.
“Mudahan berhasil. Sambil menunggu anggaran daerah membaik, kita akan usulkan pada tahun penganggaran 2018  untuk membangun infrastruktur telekomunikasi beruapa menara atau tower,” katanya.
Di sisi lain, Sani menyebut rencana pembangunan infrastruktur telekomunikasi sebenarnya sudah dianggarkan pada 2017. Namun karena anggaran tidak memungkinkan, perencanaannya ditunda. (m4r-poskotakaltimnews.com)