Lampu Sering Byarpet, PLN Kota Bangun Didemo Ratusan Warga

img

TENGGARONG, merasa kesal dan kecewa atas layanan PLN yang sering melakukan pemadaman listrik, ratusan warga Kecamatan Kota Bangun, Jumat (24/2) siang lalu melakukan aksi unjuk rasa ke kantor PLN Cabang Kota Bangun.

Dalam aksi tersebut ratusan warga meminta bahwa mulai hari ini (Jumat)  tidak ada pemadaman bergilir kembali, lantas meminta penjelasan titik terang penyelesaian pemadaman bergilir dari pernyataan yang jelas dari pimpinan PLN Area Samarinda -Kota Bangun dan juga meminta jawaban yang pasti dari direksi PLN dan penjelasan dari pihak managemen pembangkit listrik Sumalindo Senoni, serta meminta penjelasan dari Kepala PDAM Kota Bangun terkait dengan terkendalnya air bersih.

Hal ini disampaikan  Muhammad Rifai selaku Korlap (Koordinator Lapangan) Aksi Unjuk Rasa.

Setelah orasi dilakukan, kemudian dilakukan negosiasi oleh Muspika Kecamatan Kota Bangun yang di hadiri oleh Kepala PLN Samarinda Basuki, Pihak Mesin Pembangkit Sumalindo Senoni Apris, Korlap Muhammad Rifai, Ketua Apdesi Abdul Khair, perwakilan warga, Kepala PDAM Kota Bangun Sri Mulyadi , akhirnya menuai titik terang.

Kepala PLN Samarinda Basuki menjelaskan terkendalanya keterlambatan bahan bakar batubara mengakibatkan penurunan tegangan sehingga mengakibatkan pemadaman bergilir.

Pihak PLN bersepakat tidak akan memadamkan lampu listrik dengan catatan tegangan yang samapi kepada warga akan sedikit berkurang .

"Berharap kerjasamanya dari warga untuk mengurangi penggunaan listrik dirumah dan akan melakukan pemadaman lampu jalanan hingga adanya batu bara disenoni untuk menambah daya tegangan listrik." Jelasnya.

Sedangka dari Kepala PDAM Kota Bangun Sri Mulyadi menjelaskan saat ini PDAM terkedala mesin pompa air yang rusak dan sedang diusahakan perbaikan, selain itu PDAM Juga terkendala dengan Listrik PLN yang sering gangguan namun akan diusahakan menggunanakan mesing genset sendiri.

 "Pelayanan PDAM akan normal kembali menggunakan mesin Genset sendiri." Katanya (dra-poskotakaltimnews.com)