KLIK Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Didaerah

Admin 27 Feb 2017
img

Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menunjukkan proyek jembatan tol pada acara Rapat Kemudahan Investasi di Ruang Rapat Tepian 1, Senin (27/1) , foto: istist

SAMARINDA – Pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal meluncurkan program kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK).

Menurut Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, program nasional ini sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan industri di daerah.
“ KLIK ini bagi kita sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan pada kawasan-kawasan industri di Kaltim,” katanya pada Rapat Kemudahan Investasi di Ruang Rapat Tepian 1, Senin (27/2).

Dijelaskan program KLIK bagi investor yang telah mengantongi izin prinsip (izin investasi) diperkenankan memulai konstruksi pabrik sambil mengurus izin lain.
KLIK lanjutnya sebuah fasilitas dimana investor bisa terus melangsungkan persiapan usahanya berupa pembangunan konstruksi begitu mendapatkan izin prinsip.

Walaupun belum memiliki izin lain seperti izin mendirikan bangunan (IMB), izin lingkungan (Amdal/UKL/UPL) maupun berbagai izin pelaksanaan daerah.

Dengan catatan selama memulai konstruksi, investor diwajibkan tetap mengurus izin lain yang belum dimiliki wajib diselesaikan sebelum pembangunan konstruksi selesai.

Awang menyebutkan Kaltim memiliki tiga kawasan industri terdiri Kariangau Balikpapan dan Buluminung Penajam Paser Utara (PPU) serta Maloy Kutai Timur (Kutim).

Namun ungkapnya, tiga kawasan industri itu merupakan satu kesatuan yang terus dikembangkan Pemprov Kaltim bersama swasta didukung pemerinath daerah.
Terlebih lagi ujarnya, kawasan-kawasan industri di kabupaten dan kota itu terkoneksi secara infrastruktur baik jalan maupun jembatan yang saat ini dilaksanakan pembangunannya.

Diantaranya, kawasan industri Buluminung Penajam dan Kariangau Balikpapan terkoneksi melalui Jembatan Pulau Balang termasuk jembatan tol Balikpapan-Penajam.
Selain itu, kedua kawasan itu terkoneksi dengan kawasan industri Maloy
Kutim melalui jalan tol Balikpapan-Samarinda maupun jalur kereta api.

“ Kariangau, Buluminung dan Maloy sangat terbuka bagi investasi dan kawasan-kawasan ini nantinya  ampu memacu pertumbuhan ekonomi Kaltim,” ungkap Awang.
Rapat dihadiri Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setprov Kaltim Ichwansyah dan pimpinan SKPD serta direksi BUMD dan pimpinan swasta. m4r-poskotakaltimnews.com

Admin
RELATED POST