Wagub: Pemuda Harus Berperan Dalam Pembangunan
SAMARINDA-Untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan melatih tanggung jawab dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kaltim menggelar Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) IV dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) ke II tahun 2019.
PKL dan Susbalan GP Ansor yang digelar di Auditorium Kampus Melati Samarinda Seberang, secara resmi di buka Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, Jumat (18/10/2019).
Hadi Mulyadi mengharapkan PKL dan Susbalan yang dilaksanakan ini hendaknya mampu menjadi pemicu untuk sama-sama bersinergi membangun Kaltim dalam rangka mewujudkan Kaltim yang berdaulat.
"Dalam membangun baik Provinsi Kaltim maupun Indonesia diperlukan pemimpin, pemimpin dari mana saja, dari suku mana saja, dia harus memimpin agar Provinsi Kaltim dan Indonesia aman dan sejahtera, oleh karena itu pemuda bisa mengambil peran dalam pembangunan," kata Hadi Mulyadi dihadapan peserta PKL dan Susbalan GP Ansor.
Para peserta PKLdan Susbalan GP Ansor. Lanjut Hadi Mulyadi adalah calon-calon pemimpin daerah, calon pemimpin bangsa, dimana faktor penting dalam kepemimpinan adalah menjaga kasatuan dan keutuhan bangsa.
Dan itu sudah di buktikan para pemuda pada tahun 1908 telah berdiri Budi Otomo, kemudian dilanjutkan tahun1928 seluruh pemuda se nusantara bertekan dan berkomitmen menjaga negara kesatuan melalui sumpah pemuda.
" Saya tidak bisa membayangkan tahun 1928 pemuda se Indonesia, lintas suku, lintas agama lintas pulau bersepakat dan berkomitmen menyatukan Indonesia yang dituangkan dalam sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928," tandas Hadi Mulyadi.
Hasil dari kesepakatan itulah, akhirnya pada tahun 1945
Indonesia merdeka, jadi kemerdekaan bangsa Indonesia, melaui persatuan dan
kesatuan adalah buah karya para pejuang yang rela berkorban demi membela tanah
air.
"Oleh karena itulah, persatuan dan kesatuan harus kita jaga sampai akhir hidup kita, kita tidak boleh terpecah belah dan terprovokasi hanya karena isu-isu yang dihembuskan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab, kita harus tetap kompak dan bersatu dalam menjaga keutuhan NKRI," tegas Hadi Mulyadi.
Ditambahkan, Pemuda merupakan kelompok usia yang sangat
potensial memiliki bakat dan minat yang luar biasa. Sebagai generasi dan calon
pemimpin bangsa, teruslah kembangkan potensi diri, sehingga mampu bersaing dalam berbagai bidang diera globalisasi saat ini.
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kaltim Muhamad Fajri Alfarobi mengatakan kegiatan PKL dan Sasbalan
selain mempererat silaturahmi para kader GP Ansor, baik anak cabang dan antar
peserta, juga untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan melatih
tanggung jawab dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat.
" Para kader yang mengikuti PKL dan Sasbalan kita
siapkan untuk menjadi kader penggerak dan pemimpin GP Ansor di masa
depan," kata Muhamad Fajri Alfarobi.
Tampak hadir Rois Syuriah Pimpinan Wilayah Nahdlatul
Ulama Kaltim KH Muhamad Rasyid, Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor H Adung Abdul
Rahman. Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Kaltim Fauzi Ahmad Bahtar.Ketua
Yayasan Kampus Melati Samarinda Murjani. Kapolresta Samarinda Kombes Pol.
Vendra Riviyanto, para habaid dan asatid serta undangan lainnya.(mar/poskotakaltimnews.com)