Disperindagkop Kaltim Dan NTB Jalin Kerjasama

Admin 05 Nov 2019
img

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim Ir. Fuad Asaddin dan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Hj Putu Selly Andayani menandatagani naska komitmen bersama bidang perdagangan, yang disaksikan Ketua Dekranasda Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor dan Ketua Dekranasda NTB Hj Niken Saptarini Zulkifli Mansyah

SAMARINDA,Guna peningkatan daya saing produk unggulan daerah dan perluasan akses  jaringan pemasaran produk antar daerah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan  UMKM Provinsi Kaltim melakukan komitmen bersama  dengan  Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penandatangan naskah komitmen bersama bidang perdagangan tersebut di lakukan langsung  Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim Ir. Fuad  Asaddin dengan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB  Hj Putu Selly Andayani, yang disaksikan Ketua Dekranasda Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor dan   Ketua Dekranasda NTB Hj Niken Saptarini Zulkifli Mansyah, pada acara Gebyar UKM  Kaltim,  di  Bumi Gora NTB, yang digelar di Lombok Epecentrum Mal Mataram,   Sabtu (2/11/2019).
Fuad Asaddin mengatakan  komitmen bersama  ini merupakan kerjasama   dalam  pemasaran produk unggulan daerah, guna peningkatan daya saing produk unggulan daerah dan perluasan jaringan produk antar provinsi, sehingga produk yang dihasilkan  para pelaku UKM maupun koperasi dapat berkompetensi di pasar global," kata Fuad Asaddin
Dengan penanda komitmen bersama ini, lanjut Fuad juga sebagai upaya  membuka  akses pemasaran  produk unggulan   UKM   maupun produk hilirisasi dari berbagai potensi yang  ada di Kaltim.
"Selain itu, juga sebagai upaya untuk mewujudkan apa  yang  menjadi kebijakan  visi  berani  untuk Kaltim berdaulat  yaitu berdaulat dalam  pemberdayaan   ekonomi  wilayah  dan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan," tandasnya.
Fuad Asaddin mengakui
ingin mencontoh Provinsi NTB serta daerah-daerah lainnya yang telah maju dalam perdagangan hasil produk unggulan  yang di hasilkan para pelaku UMK dan koperasi di Kaltim,  sesuai dengan potensi yang dimiliki, termasuk  sumber daya alam, seni budaya serta potensi lainnya.
" Berbagai potensi yang dimiliki Kaltim belum tergalih secara  maksimal, karena masih ada kendala yang kini terus kami benahi, termasuk sumber daya manusia (SDM), oleh karena itu secara bertahap bagaimana semua potensi  yang ada bisa digali dan dikelola secara maksimal, sehingga bisa mencontoh NTB yang sudah go internasional," kata Fuad Asaddin.
Hj Putu Selly Andayani mengatakan  penandatanganan kerjasama dengan Disperindahkop Kaltim merupakam salah satu usaha untuk meningkatkan produktivitas  kerajinan masing-masing daerah. Sehingga bisa mengenalkan produk-produk  unggulan  kepada masyarakat NTB maupun Kaltim yang kaya akan kearifan lokal.
" Kerjasama dengan Provinsi Kaltim, merupakan salah satu misi Dekranasda NTB untuk meningkatkan kuantitas dari kerajinan masyarakat NTB, semetara visinya adalah merupakan mitra membangun kesejahteraan masyarakat dan pengrajin," kata Putu Selly Andayani.
Ditambahkan, saat ini 10 kabupaten/kota yang dimiliki Provinsi  NTB juga sedang bergeliat membangkitkan produk kearifan loka yang ada pasca gempa bumi yang melanda bumi Gora pada tahun 2018  lalu, salah satunya melalui kerjasama di bidang perdagangan.
" Kita harapkan sinergitas dan kerjasama perdagangan  dengan Provinsi Kaltim, dapat meningkat akses maupun promosi hasil produk unggulan kedua belah pihak, sehingga memiliki  daya saing baik didalam maupun diluar negeri," kata Putu Selly Andayani.(mar/poskotakaltimnews.com)

Admin
RELATED POST