Pasokan dan Stok Ikan Aman Menjelang Natal dan Tahun Baru

img

SAMARINDA-Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kaltim memastikan stok dan pasokan ikan di Samarinda dan Kaltim umumnya, aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain stok yang aman, harganya pun relatif stabil dan tidak akan mengalami kenaikan yang signifikan.

Kepastian tentang stok ikan tersebut, sampaikan Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kaltim Ir. Riza Indra Riadi, untuk Kaltim saat ini ada enam sentra-sentra atau Pangkalan Pendaran Ikan (PPI) yaitu di Balikpapan, Kutai Kartanegara, PPU, Peser, Samarinda, dan Berau, semuanya dapat melakukan bongkar muat ikan, baik laut maupun ikan air tawar, sehingga keberadaan PPI tersebut dapat membantu mensuplai kebutuhan iakn didaerah.

"Untuk PPI Selili Samarinda saja, tiap hari terjadi bongkar muat ikan laut dan tawar sekitar 40 sampai 45 ton perhari, dan  berperan memenuhi ketersediaan ikan  pasar ikan di seluruh wilayah Samarinda. Termasuk 20 persen diantaranya didistribusikan ke wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat bahkan sampai ke Kabupaten Mahakam Ulu," kata Riza Indra Riadi, belum lama ini dalam acara peresmian tempat pemasaran ikan air tawar di Pangkalan Pendaratan Ikan Selili Samarinda.

Riza Indra Riadi menambahkan, untuk produkdi tangkapan ikan tiap tahun terus mengalami peningkatan, belum lagi hasil budidaya, semuanya itu dapat meningkatkan produksi ikan di Kaltim, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan  kekosongan pasokan ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar.

"Untuk di bidang  perikanan tangkap akan terus berusaha untuk meningkatkan sarana  alat tangkap (kapal) untuk nelayan,   begitu  juga dengan  budidaya dengan luas kolam atau tambak,  baik itu untuk  ikan patin,  lele begitu juga untuk keramba ikan mas dan nila, maupun jenis ikan lainnya.(mar/poskotakaltimnews.com)