Tanggapi Isu Berkembang Soal Kerajaan Kutai Mulawarman, Tokoh Masyarakat Kukar Angkat Suara

img

TENGGARONG, Tokoh masyarakat Kutai Kartanegara asal asli dari Kecamatan Muara Kaman Jamhari SSos, angkat bicara menanggapi isu yang berkembang disosial media terkait dengan, kerajaan Kutai Mulawarman.

Menurut Jamhari yang dulu merupakan mantan Bendahara mantan Bupati Kukar alm H Syaukani  bahwa mengenai Kerajaan Kutai Mulawarman di Muara Kaman adalah upaya Bupati untuk mengngembangkan Sejarah peradapan Kebudayaan dan Adat Istiadat di Kukar agar terus lestari.

Berdasarkan kornologis bahwa Kerajaan Kutai Mulawarman di Muara Kaman adalah sejarah Nasional menyatakan Kerajaan Tertua di Nusantara perlu di jadikan obyek sejarah dan di bangun Museum agar kelak generasi muda tau akan sejarah.

“Dan dari upaya tersebut pada masa Bupati Syaukani secara pribadi sering mengutus saya selaku bendahara memberikan Keuangan Pribadi Beliau kepada Maharaja Kutai Mulawarman  Iansyahrechza. . beliau selalu berpesan agar terus membesarkan sejarah Muara Kaman karena itu asset bagi Pariwisata Daerah.”katanya.

Di Zaman Bupati Syaukani tidak pernah ada isu seperti ini karena kehidupan sejarah itu masing-masing di wariskan kepada generasi halnya Generasi Kesultanan di Tenggarong dan Kerajaan di Muara Kaman perlu di jaga agar menjadi asset dalam memacu pembangunan daerah.

Mengenai sumber kekayaan Maharaja Kutai Mulawarman Prof. DR. M.S.P.A. Iansyahrechza. FW,  Ph. D. saat ini bukan dari hasil menjual gelar akan tetapi melalui beberapa Kerjasama antar Perusahaan baik di dalam dan di Luar Negeri melalui PT. Jalursutra Diraja Nusantara, PT. Royal Maren Mulawarman, PT. Royal Kaltim Global, PT. MUJ City dan CV. Maharaja, dan Maharaja memiliki Perusahan di Luar Negeri antaranya Kutai Mulawarman (M) SDN. BHD dan Kaltim Devlopman (M) SDN. BHD yang berkantor pusat di Negara Malaysia dan menjali hubungan lintas antar bangsa.

Didalam Kerajaan Kutai Mulawarman tidak memungut Iuran Anggota dan tidak mengurus dana Aset di Bank Swiss seperti dana warisan sukarno dan Raja Nusantara lainya seperti yang dilakukan oleh Kerajaan Sejagat dan Empire lainya. Kerajaan Kutai Mulawarman Fokus untuk membangun Kawasan baik itu Kawasan Industeri dan Pemukiman serta Pusat Perbelanjaan yang di Rancang dalam Program Digital dan Smart City Mulawarman.

Tujuan Kerajaan Kutai Mulawarman hanya ingin memajukan daerah di bidang pembangunan dan jika ada relasi dari luar Negara maka dalam ikatan Kekerabatan anugerah Gelar diberikan Maharaja untu memupuk persaudaraan baik itu gelar yang diberikan bagi warga Negara Indonesia tidak ada pungutan dan bayaran semua saling mengikat persaudaraan agar sama-sama membangun. usaha yang dapat membatu Kerajaan Kutai Mulawarman membesarkat Adat dan Budayanya.

Jika di media social mengeluarkan berbagai dugaan dan rekaan kami menyayangkan mereka tidak pernah melakukan kompirmasi kepada Maharaja yang selama ini selalu terbuka dan bersedia memberikan informasi yang tidak mengelirukan dikalangan para melenial dan warga masyarakat yang belum memahami kedudukan masalah, sehingga mereka bertanya ketempat yang keliru menimbulkan hal-hal yang tidak sesuai dengan keadaan harapan kami kita saling menghargai dan menghormati.awi/poskotakaltimnews.com