DKP Targetkan Seluruh Nelayan Kaltim Miliki Kartu Nelayan

img

SAMARINDA - Seluruh nelayan Kaltim ditarget harus segera memiliki kartu nelayan sebagai identitas dalam menangkap ikan. Kartu tersebut sekaligus bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat berupa penjaminan atau asuransi nelayan melaksanakan profesinya.

" Kartu nelayan ini sebagai syarat agar setiap nelayan memperoleh asuransi dalam menangkap ikan. Dengan premi asuransi dibayarkan pemerintah," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, Nursigit saat melakukan kunjungan ke Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Senaken, Paser, Senin (8/3) lalu.

Harapannya nelayan dapat penjaminan saat terjadi insiden seperti halnya kecelakaan di laut. Bila terjadi diharapkan dapat membantu keluarga korban dengan nilai pertanggungan Rp 150 juta hingga Rp 200 juta.

Itu sebabnya, ia menyarankan agar Pemkab Paser membantu prosesnya agar setiap nelayan memiliki kartu nelayan. Kondisinya dari sekitar 3.654 nelayan di paser, hanya 3.200 diantaranya atau sekitar 76 persen yang sudah memiliki kartu nelayan.

"Mudahan sisanya bisa diselesaikan agar bantuan premi asuransi nelayan yang dbayarkan pemerintah dinikmati nelayan. Ada jaminan saat ada terjadi insiden yang melibatkan nelayan saat melaut," katanya.

Pun demikian kabupaten/kota lainnya di Kaltim. Nursigit berharap pemkab/pemkotnya membantu fasilitasi proses kepemilikan kartu nelayan bagi masyarakatnya yang berprofesi sebagai nelayan. Ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap nelayan yang membantu pemenuhan ketersediaan kelautan dan perikanan. m4r-poskotakaltimnews.com