Wagub Ajak Bekerja Keras Membangun Industri Pertanian

img

(Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi (Rakorsin) pembangunan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura se Kaltim)

BALIKPAPAN- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi  mengatakan, Negara Indonesia adalah negara agraris, khususnya di Provinsi Kaltim memiliki  potensi sumber daya alam dalam mendukung dan mewujudkan swasembada pangan.

" Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada jajaran Dinas  Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura se Kaltim serta dinas terkait lainnya  untuk selalu bekerja keras membangun industri pertanian dengan  melaksanakan  berbagai  program-program pertanian dalam mendukung dan mewujudkan swasembada pangan di Kaltim," kata Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi (Rakorsin) pembangunan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura se Kaltim tahun 2020,  yang ditandai pemululan gong, Peyang digelar di Ballroom Novotel Hotel Balikpapan, Rabu (4/3/2020).

Hadi Mulyadi memberikan  apresiasi kepada  jajaran Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim  yang melaksanakan Rakorsin Pembangunan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura se Kaltim tahun 2020,  dengan harapan, akan didapat  berbagai masukan dan terbangunnya pemahaman bersama terhadap  pentingnya menjaga  stabilitas pengan nasional dan daerah sebagai salah satu upaya  mewujudkan ketahanan pangan.

Menurut  Hadi Mulyadi Rakorsin pembangunan pangan tanaman pangan dan holtikultura se Kaltim tahun 2020 ini dapat menjadi wahana komunikasi bersama instansi terkait dalam mengevaluasi dan menyiapkan rencana program/kegiatan dalam mendorong dukungan semua pihak di provinsi dan kabupaten kota maupun dengan pihak lain untuk mewujudkan kemandirian pangan tanaman pangan dan hortikultura di Provinsi Kaltim

" Peran pembangunan pertanian dalam arti luas sangat besar, maka dari itu perlu untuk mengoptimalkan semua sumber daya irigasi air,  lahan, SDM dan  teknologi yang kita miliki, oleh karena itu  perlu memantapkan kembali pemanfaatan sumber daya kita, terutama lahan untuk menghindari alih fungsi," pesan Hadi Mulyadi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim H.Dadang Sudarya dalam laporannya antara lain  mengatakan tujuan Rakorsin ini adalah untuk merumuskan strategi dan langkah pencapaian menuju kemandirian pangan tanaman pangan dan hortikultura Provinsi Kaltim. Mengevaluasi pelaksanaan  kegiatan  program tahun anggaran 2019 dan persiapan pelaksanaan tahun anggaran 2020, serta identifikasi awal program kegiatan tahun 202.

" Adapun sasaran yang diinginkan adalah pemantapan pencapaian sasaran program kegiatan pengembangan padi, jangung dan ubi kayu dan
Holtikultura lainnya, sebagai upaya mendukung   ketersediaan pangan dan gizi secara cukup. Kemudian mempercepat penyusunan action plan di kabupaten kota dalam pembangunan kawasan pertanian komoditas tanaman pangan dan hortikultura di Kaltim," papar Dadang Sudarya.

Ditambahkan, kegiatan Rakorsin di gelar mulai tanggal 4-5 Maret 2020, dan diikuti 250 peserta dari kabupaten/kota, dengan menghadirkan nara sumber DirjenTanaman Pangan Kementerian Pertanian RI  HM Yusuf. Dirjen Holtikultura Kementrian Pertanian RI Ir.Achmad Widodo Heru. Kepala  Badan penyuluhan dan pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian RI yang diwakili Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Benuang DR.Yulia Asni Kurniawati. Kepala Balai  Karantina Pertanian kelas 1 Balikpapan Abdul Rahman. Kepala Balai  Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Kaltim  Muhammad Amin.

Acara Rakorsin Pembangunan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura se Kaltim tahun 2020, dihadiri Kepala seluruh kepala dinas pangan dan Tanaman Pangan se Kabupaten/kota, rektor dan direuktur perguruan tinggi di Kaltim, pemerharti pertanian serta undangan lainnya.(mar/poskotakaltimnews.com)