H Syafrudin: BPBD Kutim Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan ke Pemukiman Padat Penduduk
(Petugas BPBD saat lakukan penyemprotan)
SANGATTA- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kutai Timur H. Syafruddin Syam mengatakan, bahwa pihaknya akan terus-menerus melakukan upaya pencegahan
penyebaran virus corona (Covid-19) dengan menyemprotkan carian disinfektan ke
pemukiman-pemukiman warga yang padat penduduk.
Dikatakann oleh
Syafruddin Syam,kegiatan penyemprotan tersebut telah dilakukan sejak Senin
(23/3/2020) lalu hingga saat ini, dimana kegiatan ini dilakukan oleh seluruh
tim di BPBD yang bekerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti halnya Palang
Merah Indonesia, Damkar dan relawan. Termasuk pula dengan personel dari Tentara
Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (POLRI) yang ada di
Kutim.
"Sesuai instruksi
pusat hingga Kabupaten, BPBD ditunjuk sebagai penaggungjawab pelaksana harian
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di daerah.Tidak hanya di Sangatta,
kegiatan penyemprotan disinfektan ini juga dilakukan pada 18 Kecamatan di
Kutim, melalui koordinasi gugus tugas tingkat kecamatan,” terangnya kepada awak
media Sabtu (28/3/2020).
BPBD Kutim mengerahkan
2 unit mobil water suplay dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dan mobil
jeep fire dalam melakukan penyemprotan disinfektan. Dalam sehari, rata-rata
larutan disinfektan yang merupakan campuran antara air bersih dan cairan
disinfektan atau anti septik bisa mencapai 60.000 liter disiapkan untuk
kegiatan penyemprotan. Jumlah tersebut tidak termasuk kegiatan penyemprotan di
gugus tingkat kecamatan.
“Bahan disinfektan,
kami disuplai dari PMI Kutim. sementara air bersih disediakan PDAM Kutim,
beserta bubuk kaporit yang juga bisa dijadikan disinfektan. Hampir semua
wilayah di Kota Sangatta kini sudah dilakuka penyemprotan disinfektan. Bahkan
seperti kawasan Jalan Sepakat yang dikatakan sebagai red zone-nya Sangatta,
penyemprotan sudah dilakuka hingga dua kali. Termasuk sejumlah gereja di
Sangatta juga sudah kami semprot, sesuai permintaan pengurusnya. Wilayah
Kecamatan Sangatta Selatan juga sudah mulai dilakukan penyemprotan,"
terangnya.(nd)