Dinas PTPH Komit Tingkatkan Produksi Padi Dadang: MingguI Ini Panen di Desa Sebuntal

img

(Tanaman padi, )


SAMARINDA- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH)  Provinsi Kaltim  Ir.  Dadang Sudarya mengatakan,  Pemprov Kaltim melalui PTPH  terus berkomitmen terus  meningkatkan produksi padi di daerah dengan cara mekanisasi seperti peningkatan cetak sawah, optimalisasi lahan dan meningkatkan produktivitas.

" Melalui optimalisasi lahan yang ada didaerah  dan mekanisasi pertanian, kita harapkan produksi padi di wilayah Kaltim bisa terus meningkat. Dan minggu ini kita akan panen padi di Desa Sebuntal Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara, dan  di Kabupaten PPU,  ” kata Dadang Sudarya, Kamis (14/5/2020).

Ditambahkan lahan pertanian di Desa Sebuntal  seluas 500 hektar  yang merupakan lahan padi  eksisting, dan  kegiatan tahun  2020 ini  juga ada pembuatan bendungan dalam rangka optimalisasi lahan rawa seluas  300 hektar.     

“ Selain penen padi, dalam kesempatan tersebut juga akan  dilakukan penanaman padi, sebagai  upaya  untuk mewujudkan swasembada beras Kaltim,  dengan  melakukan  perbaikan prasarana pengairan. Diantaranya, pembangunan bandungan serta kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan pintu-pintu air dan pompanisasi pada daerah pertanian di daerah,” tandas Dadang Sudarya.

Selain pembukaan lahan pertanian, lanjut Dadang Sudarya   Dinas PTPH juga mengembangan padi ladang dalam upaya pemenuhan kebutuhan beras di Kaltim,  termasuk  melaksankan program Upsus (upaya khusus)  untuk  pengembangan padi jagung dan kedelai,  jadi tidak hanya fokus dalam peningkatan produsi padi baik padi sawa maupun padi ladang, tetapi juga komoditas lainnya.

" Selain itu, kita juga terus melakukan peningkatan sumber daya manusia  para pemuda, dengan memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan dalam upaya peningkatan produksi padi di seluruh wilayah Kaltim," tandasnya. 

Dadang Sudarya, menjelaskan perkiraan tanam tahun 2019/2020 diseluruh wilayah Kaltim  mulai  bulan Oktober  seluas 11,00.6 hektar,  Nopember  seluas 10,455.4 hektar ,  Desember  seluas 18,228.2 hektar. Dan pada bulan  Januari   seluas 9,471.6 hektar, kemudian Bulan Februari seluas 3,923.7 hektar dan bulan Maret seluas 2,845.8 hektar. Sehingga luas secara keseluruhan  55,925.3 hektar.

“ Sementara perkiraan panen  tahun 2020 di seluruh kabupaten/kota  pada bulan Maret  seluas 22,360.1 hektar, April seluas 13,507.5 hektar, bulan Mei seluas 6,390.0 hektar dan bulan Juni 3,171.6 sehingga total lahan panen  pada bulan Maret-Juni seluas 42,257.6 hektar. Sementara perkiraan produksi padi tahun 2020 diseluruh kabupaten/kota  pada bulan Maret  sebanyak 79,979.3 ton, bulan April sebanyak 47,592.7 ton. Bulan Mei sebanyak 23,053.3 ton dan bulan Juni sebanyak 11,421.2 ton. Total produksi padi mulai bulan Maret-Juni  diperkirakan   162,046.5 ton,” papar Dadang Sudarya.(mar)