Harus Merubah Prilaku

img

(Andi M Ishak)

 

SAMARINDA- Dalam memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) diseluruh wilayah Kaltim,  harus bisa merubah prilaku hidup sehat yang dimulai dari  diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

" Tanpa adanya komitmen dan kesadaran dari masing-masing individu 

keluarga dan masyarakat, dalam merubah prilaku hidup sehat maka kita tidak akan bisa memutus rantai  penyebaran Covid-19 di Kaltim," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak saat memberikan keterangan pers kepada media melalui video conference, Senin (18/05/2020).

Menurut Andi Ishak yang dimaksud dengan merubah prilalaku hidup sehat dan bersih adalah yang sebelumnya jarang mencuci tangan, maka mulai saat ini harus membiasakan mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir minimal 20 detik.

" Kami  minta kepada masyarakat  untuk rajin mencuci  tangan sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas, dimana tangan merupakan media yang paling cepat menerima semua virus atau bakteri. Karena, tangan ini media yang paling banyak mengandung micro organisme. Dan

tangan adalah bagian yang paling aktif untuk memegang sesuatu maupun menyentuh sesuatu. 

" Maka dari itu, bisa saja tangan kita sendiri maupun orang lain telah terkontaminasi dengan virus atau bakteri. Sehingga kita tidak mengetahuinya, dengan begitu bisa saja kita terkontaminasi dari virus tersebut. Makanya prilaku dan perubahan harus bisa kita lakukan,  untuk tidak malas mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir," tandasnya.

Andi Ishak  juga  mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan terhadap kasus Virus Corona atau Covid-19. Artinya pandemic Virus Corona ini sudah diketahui secara luas oleh masyarakat dan bukan rahasia umum lagi. Apalagi hingga saat ini kasus terkonfirmasi pun terus terjadi. Tak terkecuali di Benua Etam Kaltim.

Karena itu, Pemprov Kaltim melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi mengajak masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah, yaitu tetap waspada, tenang dan terus bersama-sama melawan virus corona dengan mencegah penyebaran penularan tersebut.

"Kami mengajak masyarakat tetap selalu waspada, tenang dalam menghadapi virus ini. Karena itu, kita harus bersama gotong royong menghadapi kasus ini. Caranya, tetap berada di rumah," pesannya

Andi Ishak  mengatakan masyarakat  harus mewaspadai fenomena orang tanpa gejala (OTG) yang mengambil porsi 10 sampai 11 persen bisa menularkan  virus corona sehingga  total jumlah terkonfirmasi positif bisa bertambah  di Kaltim.

" Saat ini masyarakat  tidak mengetahui siapa orang tanpa gejala (OTG). Tapi, ternyata mereka membawa   dan menularkan virus corona kepada yang lainnya, maka dari itu mari tetap menjaga jarak,  menjaga diri, menjaga keluarga dan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah secara berkerumun maupun bersentuhan langsung, dengan tetap menjaga jarak ataupun physical distancing, otomatis kita sudah berkontribusi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19," ujarnya.

Andi Ishak juga memaparkan update perkembangan penularan Covid-19 di Kaltim per Senin 18 Mei 2020, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada penambahan 56 kasus sehingga total ODP 9.047 kasus, yang selesai dalam pemantauan berjumlah 98 kasus, sehingga yang selesai sebanyak 8.887 kasus.

Untuk yang terkonfirmasi positif ada penambahan 1 kasus dari Balikpapan sehingga total positif sebanyak 255 kasus, kasus yang sembuh ada penambahan 10 kasus sehingga total yang sembuh sebanyak 76 kasus. dan yang meninggal dunia ada 3 kasus.(mar)