Kepatuhan Kunci Melawan Covid-19

img

(Andi M Ishak)


SAMARINDA-Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad  Ishak, kembali mengingatkan kalau semuanya mau  aman dari  penularan Covid-19, maka kunci utamanya adalah kepatuhan dalam   menjalankan protokol  kesehatan.

" Dengan kapatuhan  maka kita akan terlindungi dari Covid-19,  dan  perubahan paradigma hidup seperti ini, maka kita bisa  aktif untuk kemudian produktif, karena itu persyaratan mutlak bahwa  kita harus aman, dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," pesan Andi Andi Muhammad Ishak  pers saat memberikan keterangan perkembangan Covid-19 di  Kaltin  melalui Video Conference, Minggu (07/06/2020).

Dengan kepatuhan menjaga protokol kesehatan maka dapat diyakini bisa terlindungi dari penularan Covid-19.

" Oleh  itu, kita harus yakin bahwa kita bisa melindungi diri kita, agar kita bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan yang produktif, ini yang harus kita mulai laksanakan dan  menjadikan gaya hidup kita yang baru,  dengan demikian setidaknya kita bisa menjaga  untuk diri sendiri, untuk keluarga maupun masyarakat," tandasnya.

Andi Muhammad Ishak yang juga  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim  meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar selain tetap menjaga kelatuhan guna terhindar dari penularan Covid-19. Kiranya juga  tetap menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

" Saat ini masih saja terjadi penularan Covid-19 walaupun jumlahnya  tidak meningkat, ini menunjukkan didaerah Kaltim masih terjadi penularan dan penularan Covid-19  masih mengancam,  maka dari itu masyarakat jangan berasumsi kalau kondisi saat ini sudah aman. Tetapi kita minta agar tetap waspada dan berhati-hati,"ujarnya. 

Andi  Ishak juga menyampaikan perkembangan Covid-29 di Kaltim per  hari Minggu 7 Juni 2020. Untuk Orang Dalam Pemantauan  (ODP)  ada peningkatan 116 kasus sehingga berjumlah 10.829 kasus.  Terkait yang selesai dalam pemantauan sebanyak 145 kasus sehingga total yang  selesai dalam pemantaun sebanyak 10.463 kasus. Sedangkan yang masih dalam proses pemantauan  berjumlah 336 kasus.

Untuk yang terkonfirmasi positif ada penambahan 2 kasus ( keduanya dari Berau) sehingga total yang positif sebanyak 329 kasus. Sementara untuk yang sembuh ada penambahan 4 kasus ( Balikpapan 2 dan  Samarinda 2) sehingga total yang sembuh  sebanyak 210 kasus.Dan kasus yang meninggal dunia tetap 3 kasus.

Melihat data yang ada lanjut Andi Ishak, artinya masih terus  terjadi  penularan, oleh karena itu semuanya dituntut untuk tetap waspada seiring  rencana pelonggaran di beberapa sektor  yang telah membuka pelayanan  kepada masyarakat. 

" Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus dilakulan dengan tetap patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, karena dengan diberikannya kelonggaran potensi penularan kasus bisa saja terjadi, oleh karena itu, agar kita bisa terhindar dari penularan Covid-19, maka yang harus bisa kita lakulan secara kolektif, secara bersama-sama agar kita bisa patuh terhadap penerapan semua protolol kesehatan," papar Andi Muhammad Ishak.(mar).