Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik, Anggota DPRD Kukar Dilaporkan Rekannya ke Polisi

img

(Agus Shali, Kuasa Hukum Suyono)


TENGGARONG, Diduga melakukan pelanggaran tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial , salah satu anggota DPRD Kukar Ahmad Yani, Selasa (28/7/2020) di laporkan ke Polres Kukar.

Pihak yang melaporkan ke Polres Kukar tak lain merupakan rekan sesama di DPRD Kukar, yakni Suyono. Suyono merupakan anggota DPRD asal PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) sementara Ahmad Yani Anggota DPRD dari PDI-P.

“Jadi yang kita adukan ke kepolisian pad Selasa 28 Juli 2020, oknum anggota dewan yakni Ahmad Yani terkait pelanggaran tindak pidana pencemaran nama baik, postingan yang dilakukan melalui media sosial Facebook dengan akun Ahmad Yani Alimin ada unsur fitnah,” kata Agus Shali kuasa hukum Suyono, Rabu (29/7/2020) siang.

Menurut Agus Shali pihaknya sudah menyimpan barang bukti scronshot positingan Ahmad Yani di media sosial, yang menyebut soal penegasan terkait dengan “konsen ngurusi tambang ilegal”.

“Bukti berupa screnssot postingan saudara Ahmad Yani, yang dalam akun bernama Ahmad Yani Alimin, postingan terkait dengan pak Suyono dikutipan (konsen ngurusi tambang elegal) ini kalimat yang kita adukan, ini menurut kami sudah menyentuh ranah pribadi.” Katanya.

Unsur dugaan menurut Agus Shali berdasarkan dengan dugaan pelanggaran UU ITE Nomor 11 Tahun 2008.

“Jika saudara Ahmad Yani tidak bisa membuktikan tuduhan ke Pak Suyono melakukan ilegal miniing , maka unsur dalam pasal 27 ayat 3 dan pasal 45 ayat e akan terpenuhi, dan ancaman hukuman 4 tahun,” katanya.

Sementara Anggota DPRD Kukar Ahmad Yani mengaku pernyataan yang ia posting diakun miliknya di Facebook bukan hal serius.”Itu sebenarnya tidak serius, hanya main main saja. Tetapi kalau dianggap serius dan hal itu malah dilaporkan, saya berharap ini pun nanti diusut dugaan tambang ilegal,” kata Ahmad Yani kepada Poskotakaltimnews.com

Ahmad Yani juga mengatakan bahwa persoalan tersebut seharunsya tak masuk dalam ranah hukum, karena anggota dewan juga memiliki hak imunitas.”Kalau ada persoalan atau keberataan harusnya dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK). Saya dengan pak Suyono sudah sahabat sejak lama. Adanya laporan itu saya santai saja,” tegasnya.(awi/Poskotakaltimnews.com)