Ahmad Yani Laporkan Anggota DPRD Suyono ke Badan Kehormatan

img

(Ahmad Yani saat menyerahkan berkas laporan ke Ketua BK DPRD Kukar)


TENGGARONG, Kamis 30 Juli 2020, Anggota DPRD Kukar dari Fraksi PKB dilaporkan rekannya Anggota DPRD Ahmad Yani ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kutai Kartanegara, tentang dugaan pelanggaran kode etik/sumpah jabatan/Tatib anggota DPRD Kukar.

Berkas laporan tersebut diserahkan Ahmad Yani kepada Ketua BK DPRD Kukar Abdul Wahab Arief.

Dalam laporan itu, Ahmad Yani menyebut ada dugaan pelanggaran yang dilakukan Suyono, pelanggaran peraturan perundang undangan yang berlaku UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang kode etik dan tatib DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ahmad Yani mengatakan bahwa pemberitaan dimedia massa belum lama ini terkait dengan hasil sidang Paripurna DPRD Kukar tentang uang kunjungan dewan kedalam daerah disamakan, yang diposting di media sosial.”Kemudian postingan bapak Suyono di media sosial facebook menyatakan bahwa tidak menghadiri Paripurna DPRD ternyata hanya bahas kenaikan uang DPRD (Postingan sudah hapus). Ini saya menilai ada pelanggaran kode etik yang dilakukan Bapak Suyono, seolah olah menghina dan melecehkan hasil paripurna sehingga sangat merugikan institusi DPRD dan secara pribadi saya,” ungkapnya.

Ahmad Yani dalam laporannya juga menyinggung soal keaktifan dalam menghadiri sidang Paripurna DPRD, dan bisa dicek diabsensi kehadiran, kurang waktu 2019 sampai 2020 sangat kurang sehingga berdasar Tatib DPRD kehadiran dalam Paripurna 6 kali berturut turut dianggap sangat fatal.“Ada kecenderungan absensi bapak Suyono itu ditandatangankan oleh oknum staf DPRD,” ujarnya.

Kemudian terkait laporan ke pihak kepolisian terkait pencemaran nama baik, menurut Ahmad Yani sangat bertentangan dengan etika DPRD, harkat dan martabat DPRD yang semestinya dijunjung tinggi oleh seluruh DPRD.

“Saya memohon kepada BK DPRD memanggil dan menyidangkan anggota DPRD Suyono dan memberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku,”katanya.

Sementara itu Anggota DPRD Kukar Suyono saat dikonfirmasi terpisah mengaku siap untuk hadir jika ada panggilan dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Kukar, terkait laporan saudara Ahmad Yani soal dugaan pelanggaran tatib DPRD tersebut.“Saya siap untuk dipanggil Badan Kehormatan,”jelasnya.(pk/Poskotakaltimnews.com)