Besok, Abdulloh Tagih Komitmen Rahmad Mas’ud

img

BALIKPAPAN,Musyawarah Daerah Golkar ke IX tahun 2017 di Balikpapan 15 Maret lalu, masih menyisakan polemik. Yakni menyoal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Golkar tahun 2016, pasal G. untuk itu, kader lama menagih komitmen Rahmad Masud sebagai ketua non definitif.

Sekretaris Partai Golkar DPD II Balikpapan, Abdulloh menyatakan dapat menerima legowo hasil keputusan musda, namun dirinya akan menagih komitmen Rahmad yang menyatakan, jika adiknya Abdul Gafur Masud tidak mundur dari ketua Partai Demokrat, maka Rahmad yang akan mundur dari Ketua Golkar Balikpapan.

“Kan ada teken perjanjian yang harus dipenuhi ya. Dalam 7 hari Gafur Masud harus mundur dari Demokrat, jika tidak, maka Rahmad yang mundur dari Ketua Golkar," tegasnya. Jika dihitung per Musda, komitmen itu harus dilakukan Rahmad dalam rentang dua hari ke depan atau tanggal 22 Maret 2017.

Di AD/ART Golkar tahun 2016, pada Pasal G, tentang pemilihan ketua DPD Kabupaten/kota dilakukan dengan tahapan. Disebutkan,  di tahapan 10, tidak mempunyai hubungan suami, isteri atau keluarga sedarah dalam satu garis lurus ke atas dan ke bawah yang duduk sebagai anggota lembaga perwakilan rakyat, DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, mewakili partai politik lainnya, atau menjadi pengurus partai politik lain dalam satu wilayah yang sama.

Ketua Golkar Kaltim, Rita Widyasari menegaskan, terpilihnya Rahmad Masud sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Balikpapan, memang dengan beberapa komitmen. Rita menegaskan, Rahmad Masud tidak melaksanakan komitmennya, maka Rita tidak akan menanda tangani surat pelantikannya sebagai Ketua DPD II.(mid-poskotakaltimnews.com)