Kampanye Pilkada Mahulu 2020 Selama 71 Hari

img

Komisioner Bidang Sosdiklih Parmas SDM KPU Mahulu, Andreas Arinda Anatha Kusuma (kiri), dan Komisioner Bidang Hukum KPU Mahulu, Florianus Nyurang (kanan). (foto : ran/poskotakaltim)


MAHAKAM ULU – Gelaran Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), akan segera memasuki masa kampanye. 

“Tahapan Kampanye dalam Pilkada 2020 mulai 26 September,” kata Komisioner Bidang Sosdiklih Parmas SDM KPU Mahulu, Andreas Arinda Anatha Kusuma di Kantor KPU  Mahulu, Kampung Long Bagun Ilir, Kecamatan Long Bagun, Rabu (23/9/2020). 

Menurutnya, sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5/2020 tahapan kampanye dalam Pilkada 2020 berlangsung selama 71 hari. “Mulai 26 September hingga 5 Desember 2020,” ungkapnya.

Arinda menambahkan, dalam tahapan kampanye kegiatan mulai dari pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog, penyebaran bahan kampanye, serta pemasangan alat peraga kampanye (APK).“Juga debat publik antar paslon, kegiatan lain, maupun kampanye di media sosial,” tegasnya.

Tetapi kata dia, tidak semua agenda kegiatan kampanye masuk rentang waktu. Misalnya debat publik, mungkin KPU Mahulu dan para paslon harus  ke lembaga penyiaran publik diluar Mahulu.

“Iklan di media massa waktunya selama 14 hari sebelum masuk masa tenang. Dimulai 22 November,” ungkapnya. 

Debat publik akan disiarkan di media massa, lembaga penyiaran publik atau penyiaran swasta lokal Kalimantan Timur. Dia menyebut dalam kampanye sejumlah hal tidak boleh dilakukan paslon. 

“Sesuai PKPU Nomor 4/2017, kampanye wajib sopan, edukatif, tidak propokatif dan mencerahkan pemilih. Tidak kampanye diluar jadwal, tidak mempersoalkan dasar negara, Pancasila dan UUD 1945,” beber Arinda. 

Dalam kampanye dilarang memprovokasi atau menganjurkan kekerasan, head speak (ujaran kebencian), menghasut, serta memusuhi SARA (suku,agama, ras, dan antar golongan).“Dilarang menganjurkan pengalihan kekuasaan dengan kekerasan,” pungkasnya.(ran/jor)