Dukung Daya Saing, Disperindag Dorong IKM Miliki Sertifikasi Halal

img

(Sarimin, Kabid Perindustrian)


TENGGGARONG, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar mendukung bersertifikat halal Industri Kecil Menengah (IKM) untuk menggairahkan daya saing  olahan pangan, dimana sertifikat halal tersebut menyakinkan konsumen agar tidak ragu membeli hasil produksinya tersebut.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kukar Sarimin, diruang kerjanya, Senin (2/11/2020).

Menurut dia peran dalam Bidang Perindustrian terdapat beberapa hal, diantaranya memberikan penguatan kelembagaan yaitu fasilitas perijinan, sebelumnya pernah mengadakan pelatihan klasifikasi perijinan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan halal khusus sector IKM olahan pangan.

“Jalur kepengurusan menuju serifikasi halal bisa melalui CSR, pribadi, Lembaga Pengkajian Pangan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), maupun dari Disperindag yang memfasilitasinya” kata Sarimin.

Sarimin menambahkan, terdapat sekitar 20 Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan halal yang sudah di fasilitasi Disperindag.

Untuk yang belum tersertifikasi halal tersebut, maka di anggarkan terlebih dahulu perencanaannya untuk olahan pangan, kemudian di sesuaikan lagi dengan pihak LPPMUI, karena di LPPMUI tersebut satu sertifikasi halal untuk mendapatkan sertifikatnya di kenakan biaya Rp. 2,5 juta .

“Jika ada yang belum tersertifikasi maka kami bertahap, untuk yang sudah mendapatkan sertifikat maka akan kita fasilitasi yang memiliki persyaratan yang sudah lengkap, contoh, mereka yang sudah mendapatkan sertifikat halal, harus memiliki PIRT terlebih dahulu, kemudian mereka yang di fasilitasi ke PIRT itu minimal memiliki persyaratan sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP)” Ungkapnya.(*riz/adv/poskotakaltimnews.com)