Ketahanan Pangan di Kukar Masih Aman

img

(Muhammad Wahly, Kadis Ketahanan Pangan Kukar)


TENGGARONG, Dinas Ketahanan Pangan Kukar menyatakan untuk ketersedian pangan terutama padi diwilayah Kabupaten Kutai Kartanegara sangat cukup tidak kekurangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad Wahly mengatakan, untuk  ketersediaan pangan di Kukar masih surplus, dimana ketersediaan padi di wilayah Kukar masih melimpah, dan sampai saat ini untuk luas lahan pertanian di Kukar mencapai 18.000 Hektare lahan fungsional, dimana setiap satu hektarnya bisa menghasilkan 4 ton padi.

"Kita antisipasi di kebutuhan berasnya, jika kebutuhan beras tersebut tidak mencukupi untuk wilayah Kukar, maka kondisi Kukar akan bergejolak di mata masyarakat" Ujar Wahly kepada poskotakaltimnews, diruang kerjanya, Senin (7/12/2020).

"Meskipun wilayah Kukar surplus, namun pedagang beras masih mendatangkan berasnya dari luar daerah atau luar provinsi seperti dari Sulawesi, Jawa, dan lain sebagainya. Hal tersebut tergantung dari petani dan pedagangnya, kami tidak bisa memaksa untuk persoalan tersebut" paparnya.

Ia menambahkan, dalam menyambut Ibu Kota Negara (IKN) memang masih banyak kurangnya kebutuhan pangan khususnya padi, maka dari itu pemerintah Kukar harus memiliki upaya upaya untuk peningkatan produksi kebutuhan pangan yang akan datang, dimana harus memiliki strategi untuk mencapai hasil tersebut yaitu, pembangunan jaringan irigasi, bendungan, waduk, embung atau sumber sumber air lainnya.

Lanjut dia, elain bendungan ada juga lintensifikasi pertanian, peningkatan areal tanam, meningkatkan keterampilan petani, bukan hanya petani, namun peternakan dan perikanan juga harus di maksimalkan dalam menyambut IKN

"Harapan kami petani Kukar tetap berkelanjutan, karena kebutuhan pangan ini tidak sesaat pasti berlanjut terus menerus, karena jika tidak ada petani, maka kebutuhan pangan tidak terpenuhi" Katanya.(*riz/poskotakaltimnews.com)