Pemprov Kaltim Jalin Kerja Sama Pemberdayaan UMKM

img

(Kerjasama pemberdayaan UMKM)


SAMARINDA-Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menjalin kerja sama pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan fasilitas perhotelan, jasa akomodasi dan pembiayaan modal usaha. 

Kerja sama melibatkan Kementerian Perdagangan, Accor Asia Pasifik dan BNI. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (22/12/2020).

“Kerja sama ini untuk memacu UKM kita agar lebih optimis. Bahwa produk yang mereka hasilkan memiliki saluran pemasaran yang pasti dan menjanjikan,” kata Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim Abu Helmi saat memberi sambutan mewakili Gubernur Kaltim H Isran Noor.

Kerja sama semacam ini lanjut Abu Helmi, menjadi salah satu upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para pelaku UKM. Kegiatan ini pun selaras dengan Visi Gubernur Kaltim “Berani Untuk Kaltim Berdaulat”,  khususnya misi ke-2 yaitu Berdaulat Dalam Pemberdayaan Ekonomi Wilayah dan Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan. 

Abu Helmi meyakinkan, bahwa pemerintah terus bekerja keras untuk mempertahankan daya beli masyarakat, mengurangi risiko PHK  dan mempertahankan produktivitas ekonomi daerah. Intinya agar buruh, pekerja harian, petani, nelayan, pelaku usaha mikro dan usaha kecil, daya belinya tetap terjaga.

“Agar mereka bisa terus beraktivitas dan berproduksi,” tambah Abu Helmi.

Selain itu, Abu Helmi juga mengajak masyarakat Kaltim untuk selalu membeli produk-produk UKM lokal sehingga mampu memberikan multiplier effect (efek ganda) bagi perekonomian daerah. Meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, menciptakan peluang kerja, hingga peningkatan nilai tambah UKM terhadap PDRB.

“Menguatnya ekonomi lokal akan meningkatkan kemandirian ekonomi daerah,” tegas Abu Helmi.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor menambahkan pihaknya mengusulkan 31 UKM untuk bisa dikurasi oleh pihak Grup Accor Hotel. UKM yang lulus kurasi akan mendapat kesempatan melakukan perikatan kontrak jual beli bagi pemenuhan kebutuhan hotel dan memperoleh bantuan KUR/wirausaha dari BNI.

“Ada 20 UKM terpilih ditambah beberapa UKM dari Balikpapan. Pertimbangannya adalah efektivitas logistik dan mobilisasi,” ungkap Roby, sapaan karibnya. (mar/poskotakaltimnews.com)