Terduga Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Muara Kaman

img

(Barang bukti yang diamankan polisi)

TENGGARONG, Polsek Muara Kaman berhasil menangkap  empat terduga pengedar narkoba jenis sabu sabu, Minggu (10/1/2021). Keempat tersangka yang berhasil dibekuk itu adalah RH, SR, SY, dan AR.

Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kapolsek Muara Kaman AKP Triyadi mengatakan, pada Minggu 10 Januari 2021 sekitar pukul 22.30 wita anggota  Polsek Muara Kaman mendapat informasi bahwa di mess kebun kelapa sawit tepatnya di mess D-10 estate PME PT.PMM (Prima Mitra jaya mandiri) Desa  Benua Puhun Kec Muara Kaman, ada yang akan transkasi sabu, dari informasi tersebut kemudian anggota opsnal melakukan penyelidikan di lokasi tersebut pada saat melakukan penyelidiakan anggota opsnal mendapati ada seorang laki laki yang berdiri di depan mess tersebut.

Saat ditanya petugas, laki laki itu mengaku bernama RH (37). Dan saat petugas melihat gerak gerik yang mencurigakan dari RH, lalu anggota opsnal melakukan pengeledahan dan mendapati pipet kaca yang di jatuhkan oleh RH, dari kejadian itu anggota opsnal melakukan pengeledahan dan menemukan 1 poket sabu ukuran sedang yang di simpan di bawah reskuker, anggota opsnal mempertanyakan kepemilikan sabu tersebut.

RH mengakui bahwa sabu tersebut miliknya sendiri yang sebelumnya di beli di Samarinda pada hari kamis, 9 Januari 2021 sekitar pukul 24.00 wita bersama dengan  SR sebanyak 1 gram, dari keterangan RH dan SR, anggota opsnal membawa tersangka dan barang bukti ke Polsek Muara Kaman untuk di proses lebih lanjut.

Setelah melakukan proses pendalaman, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka lagi, yakni SY (34) sekitar pukul 01.40.

“Dari penangkapan RH dan SR pada 10 Januari 2021, bahwa sabu sebagiannya di berikan kepada SY yang berada di mess kebun kelapa sawit mess T-15 estate BPE PT. PMM Desa Benua Puhun, kemudian anggota opsnal mendatangi mess tersebut dan mendapati tersangka SY.”paparnya.

"Saat dilakuka penggeldahan ditemukan sabu di simpan di botol warna merah yang berada di bawah meja dapur sebanyak 6 poket sabu, SY mengakui sabu tersebut miliknya yang di dapat RH dengan cara ngutang dengan nilai Rp. 2 juta, tersangka di bawa ke Polsek Muara Kaman untuk di proses lebih" ujarnya.

Tak berhenti sampai disitu saja, polisi kemudian melakukan pendalaman dan pengembangan,dimana tersangka RH mengakui bahwa sabu tersebut sebagian di berikan kepada tersangka AR (27).

Ia mengatakan, AR berada tidak jauh dari mess RH, anggota opsnal langsung mendatangi mess AR, dan AR menunnjukkan  sabu tersebut yang di masukkan di botol byolisin kids yang disimpan di dalam tas, AR pun mengakui sabu tersebut miliknya.

"Untuk kasus narkotika di kenakan ancaman hukuman, pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) No 35/2009 tentang narkotika" Katanya.(riz/poskotakaltimnews.com)