Mulai Besok Kukar Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

img

(Surat edaran)

TENGGARONG, Kasus Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki tren yang terus meningkat. Menyikapi hal tersebut, Bupati Kutai Kartanegara mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada masa pandemi Covid-19 dalam wilayah Kbupaten Kutai Kartanegara.

Surat Edaran dengan Nomor : P-33/DINLES/065.11/01/2021 ditandatangani Bupati Kukar Edi Damansyah 25Januari 2021, dimana keputusan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat akan dimulai sejak 27 Januari sampai 9 Februari 2021 dan nanti akan dilakukan evaluasi.

Keputusan mengeluarkan Surat Edaran tersebut  sebagai upaya menekan laju perkembangan kasus Covid-19 di Kukar, di pandang perlu menerapkan PPKM untuk wilayah Kukar yaitu, menegaskan kembali tetap menutup semua area publik dan tempat wisata milik Pemerintah untuk wilayah Kukar, namun untuk tempat wisata yang di kelola swasta masih di ijinkan dengan membatasi aktivitas sampai dengan pukul 17.00 wita dengan batas pengunjung 25% dari kapasitas yang dan dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu menghentikan semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, BUMD/BUMN, perusahaan dan organisasi kemasyarakatan/keagamaan baik itu di dalam maupun di luar ruangan yang mengumpulkan masa dalam jumlah besar (lebih dari 20 orang/25% dari kapasitas ruangan) penyedia makanan harus  dalam kotakan.

Menerapkan 75% Work From Home (WFH), 25% Work From Office (WFO) bagi semua organisasi perangkat Daerah, pengaturan lebih lanjut terkait WFH/WFO di atur dalam SE tersendiri,.

Melarang seluruh kegiatan masyarakat yang dilaksanakan baik di dalam maupun luar yang bersifat keramaian seperti, car free day, event event olahraga/budaya, konser musik, dan lainnya.

Menerapkan protokol yang ketat terhadap kegiatan resepsi pernikahan/tasmiyah/syukuran, yang selanjutnya di atur dalam SE tersendiri, memberikan ijin secara terbatas kepada ASN/pejabat yang melaksanakan perjalanan Dinas ke dalam/luar wilyah Kukar, maupun menerima kunjungan kerja luar Daerah.

Melakukan pembatasan waktu beroperasi sebagai berikut, pasar rakyat/pasar malam pagi pukul 06.30 sampai 08.00, sore pukul 16.30 ampai 20.00 wita.

Restoran, rumah makan, pedagang kaki lima, tempat hiburan di batasi sampai pukul 21.00 wita, pembatasan pengunjung yang makan hanya 25%, tidak makan di tempat, di anjurkan di bawa pulang, kecuali restoran yang merupakan role modele penerapan protokol kesehatan, dan dapat beroperasi sampai pukul 23.00, dan di tetapkan melalui persetujuan satgas Covid-19 di Kukar.

Kepada seluruh pengelolah rumah ibadah, untuk lebih meningkatkan penerapan prokes pelaksanaan ibadah dengan pembatasan umat maksimal 50% dari kapasitas ruang, dan mengintruksikan kepada Camat, Lurah, Kepala Desa, dan Tim Penegak Hukum satgas Covid-19 untuk melakukan rekayasa razia, pembubaran masa, dalam rangka penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes di lapangan, sebagaimana di atur Perbub No. 54/2020 serta penegakkan hukum penyebarluasan berita hoax yang bersifat provokasi tentang Covid-19, kepada masyarakat Kukar untuk selalu menerapkan prokes pencegahan Covid-19.(*riz/poskotakaltimnews.com)