Mahasiswa Kukar Kembali Demo ke Kantor Bupati

img

(Aksi Mahasiswa Kukar didepan kantor Bupati)

TENGGARONG, Puluhan Mahasiswa Kutai Kartanegara yang tergabung dalam Aliansi Keroan Peduli Mahasiswa Kukar, kembali menggelar aksi demo didepan kantor Bupati Kukar, Selasa (2/3/2021).

Aksi demo diwarnai dengan pembakaran ban ditengah jalan depan kantor Bupati, bahkan situasi waktu sempat ricuh, mahasiswa dan aparat terlihat saling dorong. Namun keadaan cepat terkendali, dan proses demo berjalan dengan damai.

Koordinator Lapangan Ahmad Arifin Putra mengatakan, dimana pada aksi pertama tidak di temui oleh Bupati Kukar, karena Bupati Kukar setelah di lantik langsung pulang, dan saat ini aksi yang kedua bahwa Bupati Kukar tidak ada di Kantor.

"Rangkaian aksi ini sebetulnya adalah aspirasi kawan kawan mahasiswa ada hal hal yang harus di prioritaskan untuk pembangunan Kukar, di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya, hal tersebut harus di prioritaskan oleh Bupati Kukar" Kata Ahmad Arifin Putra kepada media, di depan Kantor Bupati Kukar, Selasa (2/3/2021)

Ia menambahkan, Maka dari itu kawan mahasiswa merekomendasikan untuk Bupati Kukar, harus di perioritaskan aspirasi dari mahasiswa khususnya pembangunan Kukar kedepan lebih baik lagi.

Sementara itu Asisten I Setkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat mengatakan, tuntutan yang menjadi aspirasi dari mahasiswa Kukar, sudah di sampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda), kemudian Sekda meneruskan tuntutan tersebut kepada Buoati Kukar.

"Terima kasih atas kritisi, aspirasi yang telah di sampaikan dan mohon maaf atas Bupati Kukar tidak bisa hadir langsung saat ini" Kata Ahmad Taufik Hidayat

Untuk di ketahui bahwa ada 14 tuntutan dari Aliansi Keroan Peduli Mahasiswa Kukar yaitu,

1. Mendesak Pemerintah Daerah perbaikan jalan yang ada di Kecamatan Sebulu-Muara Kaman, Kenohan, Kota Bangun, untuk Kecamatan Tenggarong tepatnya di Desa Rapak Lambur, dan daerah pedalaman lainnya.

2. Mendesak Pemerintah Daerah agar segera menghibahkan lahan ke yayasan Kukar. (3). Meminta kepada pemerintah daerah agar mengaktifkan kembali program beasiswa gerbang raja khususnya calon penerimaan mahasiswa baru. (4). Mendorong pemerintah Desa melalui Bupati Kukar agar membangun rumah belajar di setiap desa.

5. Meminta kepada pemerintah daerah agar melengkapi fasilitas rawat inap di masing masing desa.

(6). Meminta kepada Bupati Kukar segera mengevaluasi program raga pantas.

 

(7). Meminta kepada Bupati Kukar agar menindak tegas terhadap penambang ilegal.

 

(8). Menindak tegas setiap pelaku kejahatan.

(9). Meminta kepada pemerintah daerah agar membentuk peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.

10. Mendorong pemerintah daerah agar memaksimalkan pendapatan daerah lewat perbaikan kerja BUMD, serta memaksimaslkan potensi pariwisata yang ada di daerah.

(11).  Meminta kepada Bupati Kukar mengevaluasi forum tanggung jawab sosial perusahaan.

(12). Mendesak pemerintah daerah agar memberikan pelayanan listrik dan air bersih secara merata.

(13). Meminta kepada pemerintah daerah agar memberikan insentif air dan listrik di tengah terbatasnya aktivitas masyarakat karena Covid-19.

(14). Meminta Pemerintah Daerah agar lebih memperhatikan aset aset Daerah khususnya asrama putra dan putri yang ada di Daerah maupun luar Daerah Kukar.(*riz/poskotakaltimnews.com)