Program Kampung Tertib Lalin, Sekretaris Komisi IV Apresiasi Satlantas

img

(Salehuddin)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SAMARINDA - Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin apresiasi upaya Satlantas Polres Kukar membentuk kampung tertib lalu lintas di Kelurahan Bukit Biru Kecamatan Tenggarong, Kukar.

Menurut Politisi Golkar ini, Kampung Tertib Lalu Lintas sebagai upaya keamanan dan kemanusiaan. Diantaranya, untuk keselamatan diri sendiri, keluarga maupun orang lain.

Pencanangan Kampung Tertib Lalu lintas bisa menjadi percontohan di kelurahan maupun desa lainnya.

"Saya mengapresiasi pihak Kelurahan Bukit Biru yang menjadi pilot projek Kampung Tertib Lalu Lintas," ungkap Salehuddin, saat ditemui media ini. Senin (5/4) siang.

Dia menambahkan, angka kecelakaan di Kukar cukup tinggi dan kebanyakan terjadi pada anak-anak muda. Ini bisa menjadi jawaban dari kegelisahan warga terkait tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

"Saya pikir ini menjadi contoh bagi kelurahan atau desa lainnya di Kukar," tuturnya.

Legislator Dapil IV Kukar ini melanjutkan, Kampung Tertib Lalu Lintas juga sebagai bukti kongkrit memberikan contoh yang baik dalam tertib berlalu lintas.

"Dan ini menurut saya bagus jika diberlakukannya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kukar melalui salah satu Kelurahannya telah siap jika diberlakukan ETLE ini," terangnya.

Terpenting lanjut Salehuddin, masyarakat dapat memahami terlebih dulu, selanjutnya bisa diaplikasikan tujuan dari rambu-rambu.

Barulah kemudian masyarakat bisa mengamalkan tertib dalam berlalu lintas, demi keselamatannya sendiri dan juga keluarga.

Untuk diketahui, Kampung Tertib Lalu Lintas Kelurahan Bukit Biru telah diresmikan oleh Kapolres Kukar, AKBP Irwan Masulin Ginting, Kamis (18/3) silam.

Dan Kampung ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Kapolri dalam konsep "Presisi" yakni Prediktif, Responsibilitas, Transparasi Berkeadilan.

Kampung Tertib Lalu Lintas juga merupakan program unggulan Korlantas Polri. Maka seluruh Satlantas di Indonesia wajib memiliki satu kampung yang menjadi program percontohan untuk pendidikan dini masalah tertib berlalu lintas. Dan memberikan edukasi dengan cara mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan berlalu lintas.(adv/dn)