Anggota DPRD Kaltim Salehuddin Gugah Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak

img

(Sosialisasi Perda yang dilakukan Anggota DPRD Kaltim Salehuddin)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Dapil Kukar, Salehudin SSos Sfil menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 1 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas perubahan peraturan daerah provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Jumat (9/4/2021) pagi.

Kegiatan Sosper terkait dengan pajak kendaraan bermotor itu dilangsungkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Baru Tenggarong, dengan menghadirkan Kepala Bapenda Kaltim Dra Ismiati, Tim Pakar Masrani dan sekitar 80 warga masyarakat dari Kelurahan Baru, Panji, Mangkurawang dan Loa Tebu Kecamatan Tenggarong.

Meski pagi itu Tenggarong diguyur hujan tak menyurutkan semangat warga untuk datang mengikuti proses sosialisasi.”Masyarakat antusias untuk mengikuti kegiatan ini, tak hanya diikuti warga Kelurahan Baru, warga dari Panji dan Loa Tebu juga banyak datang di acara ini,” kata Salehudin.

Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan akan mampu menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran mayarakat untuk taat membayar pajak. Sosialisasi penting dilakukan agar masyarakat memahami regulasi tersebut.

“Kita fasilitasi, dan memasifkan sosialisasi perda ini supaya proses penyadaraan ke masyarakat untuk tumbuh, sebab pajak yang dibayar ke pemerintah notabenya untuk kepentingtan masyarakat,” papar Salehudin.

Salehudin menambahkan dengan makin besarnya perolehan pajak kendaraan bermotor maka akan besar puna dana yang digelontorkan pemerintah Provinsi ke Kabupaten, untuk mendukung penbiayaan pembangunan baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan.

Sementara itu Kepala Bapenda Kaltim Ismiati menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Sosper yang dilakukan Anggota DPRD Kaltim Salehudin. Sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat tah, memiliki partisipasi dan kesadaran untuk membayar pajak.

Menurut dia, pajak kendaraan bermotor merupakan pajak yang dipungut dan menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Di 2021 ini target penerimaan pajak mencapai Rp1,8 triliun yang terdiri dari PKB senilai Rp1 triliun dan BBNKB sebesar Rp860 miliar.

“Pajak kendaraan bermotor sangat berkontribusi besar untuk APBD Kaltim, sehingga sangat mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” paparnya.

Saat ini masyarakat wajib pajak diberikan kemudahan layanan untuk membayar pajak. Pembayaran pajak bisa melalui tokopedia, indomaret, kantor pos maupun pengadaian.

Dan di 2021 ini kata Ismiati, Gubernur Isran Noor dalam hal ini Pemerintah Provinsi menyiapkan hadiah kepada peserta wajib pajak senilai total 2,5 miliar yang nanti akan diundi diakhir tahun.(adv/awi)