Polres Kukar Tangkap Pemesan Ganja 1,05 Kg

img

(Waka Polres Kukar Aldi Alfa Faroqi didampingi Kasat Resnarkoba saat press riliease Rabu (14/4/2021) siang)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kukar menangkap SN (26) seorang mahasiswa PT (Perguruan Tinggi) asal Samarinda, terkait dengan penyalahgunaan narkoba jenis ganja, seberat 1,05 kilogram, Selasa (13/4/2021).

Waka Polres Kukar Kompol Aldi Alfa Faroqi didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Encek Indrayani mengatakan, penangkapan SN bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman paket berisikan ganja melalui jasa pengiriman ke wilayah Desa Manunggal Jaya Tenggarong Seberang.

“Informasi itu kita terima pada 11 April 2021, berdasar informasi itu kemudian petugas bergerak cepat, dan melakukan pengecekan ke alamat yang dituju sesuai dengan alamat penerima barang, yaitu di Desa Manunggal Jaya Tenggarong Seberang,” bebernya.

Namun ternyata alamat tersebut fiktif. Proses penyelidikan dilanjutkan pada 12 April setelah petugas melakukan koordinasi dengan pihak jasa pengiriman, kemudian pada tanggal 13 April 2021 tim Resnarkoba melakukan koordinasi langsung dengan pihak kantor pusat jasa pengiriman di Samarinda.

“Dari hasil koordinasi itu, polisi berhasil mendapatkan informasi pelaku yang mengantarkan barang adalah YK ke SN pemesan barang yang merupakan seorang warga Samarinda. Menurut pengakuan YK, sudah yang ke dua kali nya ia mengantar paket kepada SN,” ujarnya.

Dasar informasi itu, polisi kemudian menangkap SN di kediamannya sekira pukul 23.00 Wita dikawasan Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Samarinda Utara,  dan mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis ganja sebanyak 1 poket besar dan 8 poket sedang seberat 1,05 kg dengan nilai kisaran Rp13 juta.

Menurut pengakuan SN kepada petugas, barang tersebut akan dipakai sendiri bukan untuk dijual. Kini tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Kukar untuk proses lebih lanjut, sementara YK selaku kurir diminta keterangan sebagai saksi.

Pasal yang dikenakan adalah Pasal 114 (2) jo Pasal 112 (2) Jo Pasal 111 (2) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, bahkan seumur hidup.(*riz)