Harus Kreatif Mengatasi Keterbatasan Melalui Kerjasama

img

Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim HS Fathul Halim mewakili Gubernur Isran Noor membuka Rakor Identifikasi Potensi Ekonomi Daerah Dalam Rangka Meningkatkan Kerja Sama Daerah untuk Mendukung Pembangunan Daerah.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA - Dalam meningkatkan kerja sama daerah dalam mendukung pembangunan daerah, pemerintah dituntut lebih kreatif dan inovatif guna mengatasi keterbatasan sumber daya manusia maupun sumber daya keuangan.

"Melalui  Rapat Koordinasi (Rakor) identifikasi potensi daerah ini mampu meningkatkan program dan target dalam mendorong pembangunan daerah di segala bidang," kata Asisten Administrasi Umum Setda Prov Kaltim HS Fathul Halim saat mewakili Gubernur Isran Noor membuka Rakor Identifikasi Potensi Ekonomi Daerah Dalam Rangka Meningkatkan Kerja Sama Daerah untuk Mendukung Pembangunan Daerah, di Pendopo Odah Etam, Selasa, 8 Juni 2021.

Dalam acara itu menghadirkan nara sumber Kepala Bagian Program dan Umum Pusat Fasilitasi Kerjasama Setjen Kemendagri Amaliani Tri Murti dan Staf Ahli Gubernur Bidang SDA dan Perekonomian Daerah dan Kesra Noor Albarakati, Gubernur berkeyakinan, jika dilakukan sinergi, komunikasi serta kerjasama dengan berbagai pihak, antar daerah, antar lembaga dalam maupun luar negeri, maka semakin meningkatkan produktifitas daerah.

"Mampu mendorong pembangunan, kesejahteraan masyarakat dan percepatan pemenuhan pelayanan publik," tegasnya dihadapan 100 peserta Rakor terdiri Sekda, asisten, Bappeda, Bagian Kerjasama atau membidangi kerjasama, kepala OPD di lingkup Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota se-Kaltim.

Diungkapkannya, Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 28/2018 tentang Kerja Sama Daerah, Permendagri 22/2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain dan Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga dan Permendagri 25/2020 tentang Tata Cara Kerjasama Daerah dengan Pemerintah Daerah di Luar Negeri dan kerjasama Daerah dengan Lembaga di Luar Negeri.

Dia berharap rakor memberikan pemahaman kepada pemerintah daerah dalam penyiapan perumusan kebijakan dan memfasilitasi kerja sama untuk mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat, melalui mekanisme pengumpulan data potensi ekonomi daerah.

"Semoga Rakor ini mendorong tumbuhnya prakarsa pemda, masyarakat dan swasta terkait potensi daerah, sekaligus memberikan solusi terhadap pemda atas permasalahan yang belum terselesaikan," harapnya menutup sambutan dirangkai pemukulan gong membuka Rakor, serta menyerahkan cinderamata kepada peserta Rakor dari kabupaten dan kota.(mar)