Tinjau Lokasi Penyekatan, Ini Pesan Wabup Kukar H Rendi Solihin

img

(Foto bersama disela sela lakukan peninjauan)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin bersama Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasyid , Sekkab Kukar H Sunggono, melakukan peninjauan langsung ke beberapa pos penyekatan yang ada di Tenggarong, Sabtu (10/7/2021).

Sebelum melakukan peninjauan, dilakukan Apel terpadu Satgas Covid-19 dalam rangka pelaksanaan operasi non yustisi PPKM mikro diperketat, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin di Lapangan Kantor Bupati Kukar.

Peninjauan dilakukan mulai dari Jalur 2 Tenggarong Seberang pos entry point, Jalan Wolter Monginsidi pal 5, dan depan Eramart Timbau.

Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin mengatakan, sejak 10 Juli 2021 diberlakukan PPKM mikro diperketat di wilayah Kukar. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan intruksi Gubernur Kaltim H Isran Noor, terkait PPKM mikro diperketat.

"Kalau di Kukar sendiri bisa disebut dengan PPKM semi darurat. Saat ini sedang di entry point untuk memantau langsung kegiatan mobilisasi yang ada disini, ternyata memang setelah dipantau secara langsung kami menemukan banyaknya mobilisasi yang melintasi jalur 2 ini"  kata Rendi Solihin kepada media di entry point, Sabtu (10/7/2021)

Saat melakukan peninjauan, ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dan untuk mobilisasi antar Kabupaten/Kota kedepannya harus menunjukan surat perintah kerja serta surat anti gen.

Sementara itu Sekkab Kukar H Sunggono menuturkan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa mobilitas orang yang masuk ke Kukar memiliki kepentingan dan keperluan yang jelas.

"Seperti kepentingan membawa sembako, kerja, berobat itu saja yang boleh, selain itu diminta untuk putar balik" ucap Sunggono

Menurut Sunggono, peninjauan saat ini masih banyak mobilisasi masyarakat yang ingin masuk Kukar, namun dengan tujuan yang jelas dan penting, sejauh ini belum menemukan masyarakat yang melintas dengan tujuan yang tidak jelas.

"Penyekatan ini dilakukan sejak pagi sampai malam, petugas yang berjaga di pos dibagi 3 shift, mulai pagi, siang, dan malam, penyekatan yang jelas Sabtu dan Minggu, namun semua itu dilihat kondisinya, perkembangan Covid ini menurun atau meningkat" jelasnya

Ia juga menyebutkan, penambahan kasus positif Covid-19 di Kukar mencapai 215 orang, hal itu merupakan kasus tertinggi selama Covid-19 di Kukar. Untuk itu tidak mungkin disikapi dengan biasa saja, maka dari itu pemerintah daerah harus mengambil langkah extrem, namun langkah tersebut tetap humanis dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyrakat.

Diketahui lokasi pos PPKM ada 7 yaitu, pos Mangkurawang, pos depan Pasar Seni, pos depan Eramart Timbau, pos pal 5, pos bundaran jembatan Kukar, pos entry point jalur2 Tenggarong Seberang, pos lembuswana simpang L Tenggarong Seberang.(*riz)