Atasi Blankspot, Diskominfo Lakukan Sinkronisasi

img

HM Faisal

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Guna memanimalisir daerah yang masih blankspot di beberapa daerah di Kaltim.  Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kaltim  melakukan sinkronisasi dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota, supaya data  blankspot sama.  

“Kemarin, kita sudah melakukan sinkronisasi, dan ketika  data itu  sama berarti pemerintah pusat akan segera turun ke Kaltim,” kata  Kepala Diskominfo Kaltim HM Faisal, belum lama ini.

Sekarang ini, kata mantan Kepala Dinas Perindustrian Kota Samarinda, masih menunggu dari 160 an  desa yang masih blankspot, mana yang pusat prioritaskan, supaya tidak terjadi duplikasi, sementara yang tidak akan dilakukan oleh Diskopimfo Kaltim.

“Selain itu, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Diskominfo se Kaltim di Balikpapan,  kabupaten kota kita sudah sepakat untuk membantu memfasilitasi profeder, karena telekomunikasi ini ditangani pihak swasta (bisnis to bisnis), oleh karena itu kita berkolaborasi  dengan membantu pihak swasta misalnya menyiapkan lahannya untuk mendirikan tower  seperti di daerah di Kabupaten Berau,”tandasnya.

Faisal menambahkan, seluruh kecamatan di Kaltim  sudah masuk dan tidak terjadi blankspot, hanya di desa-desanya saja, dan target pusat tahun 2022 sudah bebas blankspot.

“Jadi masih ada waktu dua tahun, diharapkan target tersebut bisa terealisasi, sehingga seluruh dasa-desa ditanah air tidak lagi terjadi blankspot termasuk di Kaltim,”ujarnya.

Khusus Pemprov  tim percepatan sudah  mendukung  dengan anggaran Rp 5  miliar, untuk membantu mengatasi blankspot desa-desa di kabupaten kota pada tahun 2022, dan tahun 2021 ini  memang tidak ada anggaran tersedia untuk mangatasi blankspot, namun begitu tetap bersuha untuk mengatasi daerah yang masih blankspot dengan bekerjasama pihak swasta seperti  penyiapan lahan dan usaha lainnya. 

“Yang jelas Kota Samarinda, Kota Balikpapan dan Kota Bontang sudah bebas blankspot. Sementara   tujuh kabupaten kota lainnya  hanya tinggal beberapa desa yang masih terjadi blankspot, dan secara umum untuk ibukota kecamatan sudah aman disetiap daerah,    dan kita harapkan sesuai target pusat tahun 2022, seluruh daerah tidak ada lagi yang blankspot termasuk di Kaltim,”papar Faisal.(mar)