IKN Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Ciptakan Lapangan Kerja

img

HM Sa’bani

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA– Bupati/Walikota, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota se Kaltim, serta jabatan pimpinan tinggi se Kaltim mengikuti sharing session dengan tema “Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dan Masa Depan Kalimantan Timur: Diskursus Format Pemerintahan di Kalimantan Timur” bagi Pimpinan Daerah dan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) se-Kalimantan Timur, yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Prov Kaltim, Selasa (03/08).

Gubernur Kaltim diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda Prov) Kaltim HM Sa’bani membuka kegiatan ini secara virtual dari ruang kerja Sekda, lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim. Sa’bani mengatakan kegiatan ini sebagai sarana untuk bertukar pendapat dan menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas para pimpinan daerah dan JPT dalam pemindahan IKN dan masa depan Kaltim.

”Pemindahan IKN ke Kaltim adalah langkah maju kita semua guna merubah kesenjangan pembangunan, dan menjadikan sebaran kesejahteraan yang merata di kawasan luar Jawa. Kita yakini pembangunan IKN di Kaltim akan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga tujuh persen, akan banyak menyerap lapangan kerja, sektor jasa, produksi dan industri, dan pastinya akan menjamin ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Benua Etam. Dan tentunya kita harus menyiapkan SDM di segala sektor untuk menyongsong IKN ini,” kata Sa’bani.

 Tidak terkecuali, lanjut Sa’bani, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota se Kaltim, harus bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dalam menyongsong IKN. Seperti halnya arahan dari Presiden RI Joko Widodo saat peluncuran Core values dan employer branding ASN, Selasa 27 Juli 2021. Ada enam poin penting bagi ASN sesuai arahan Presiden Jokowi. Yaitu, Pentingnya bagi segenap ASN untuk memegang teguh nilai dasar dan semboyan, serta orientasi yang sama yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selanjutnya, otoritas dan sumber daya yang dimiliki ASN harus digunakan secara akuntable dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah, bangsa dan negara serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis. ASN harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan di era disrupsi. ASN harus meningkatkan kolaborasi lintas organisasi, daerah, ilmu maupun profesi. Terakhir, ASN agar menghindari ego sektoral, ego kedaerahan dan ego keilmuan,” jelasnya.

”Oleh karena itu melalui kegiatan ini,  saya berharap menjadi wasilah untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas kita semua sebagai pimpinan daerah dan JPT sehingga dapat turut serta nantinya berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan IKN dan pembangunan Kalimantan Timur Berdaulat di segala bidang. Saya juga berharap kita semua mampu mengembangkan kompetensi diri sebagai leader yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dibebankan dalam melaksanakan tugas jabatannya,” harap Sa’bani. (mar)