Sempat Menjalani Perawatan di Rumah Sakit, Seorang Ibu yang Terlindas Truk Meninggal Dunia

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- Seorang ibu yang bernama Maimunah warga jalan Pesut Tenggarong, yang pada 2 Oktober 2021 lalu kakinya terlindas truk, dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan beberapa hari di Rumah Sakit Wahab Syahrani Samarinda.

"Sabtu lalu  kecelakaannya, kemudian dilarikan ke RSUD Parikesit, disana beberapa hari saja, lalu direncanakan untuk operasi di RS AW Syahranie Samarinda hari ini, kemarin (Kamis,red) dibawa ke Samarinda, dan sekitar pukul 21.00 wita Maimunah menghembuskan nafas terakhir" ucap Zuhri Ipar Maimunah kepada media, di kediamannya Jalan Pesut Tenggarong, Jum'at (8/10/2021).

Jasad almarhumah Maimunah langsung dibawa pulang di Jalan Pesut Tenggarong, untuk dimandikan dan disholatkan Dan kemudian. Almarhumah Maimunah dibawa ke Madura untuk dimakamkan di kampung halamannya.

"Tadi sekitar jam 08.00 almarhumah sudah diberangkatkan menuju Bandara Balikpapan Sepinggan, terbang dengan tujuan Surabaya sekitar jam 11.00, sampai di Kampung kemungkinan sore hari" katanya.

Tambah dia, setelah tiba di kampung halaman, jasad Maimunah langsung dimakamkan meskipun tengah malam. Sementara pemakaman telah dipersiapkan dengan keluarga yang ada di Madura.

Di Madura masih ada orang tua dari almarhumah Maimunah, hingga saat ini ibu dari almarhumah Maimunah alami syok setelah mendengar kabar duka bahwa anaknya yang merantau di Kaltim telah meninggal dunia.

Maimunah memiliki 2 anak yang masih kecil, anak yang pertama sekitar umur 6 tahun dan kedua sekitar 2 tahun. Maimunah merantau ke Tenggarong sudah 4 tahun bersama dengan suaminya. Di Tenggarong Maimunah bersama suaminya Akmal membuka usaha untuk mencukupi kebutuhan sehari harinya.

"Kalau suaminya buka jasa pangkas rambut, kalau istrinya buka warung makan gado gado Putra Jaya" sebutnya.

Ibu dua anak tersebut memiliki rencana untuk mengembangkan usahanya dalam pekan ini, namun takdir berkata lain Maimunah menghembuskan nafas terakhir, sehingga rencana tersebut tertunda.

"Saya baru juga di Tenggarong, rencana mau dibukakan usaha dengan almarhumah pekan ini, rencana jualan sate, tapi ini tertunda dulu" tutupnya.(*riz)