Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kunjungi MTs Negeri 1 Kukar

img

 Peninjauan pelaksanaan program presisi.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- MTs N 1 Kukar mendapat kunjungan dari Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Selasa (12/10/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Supervisor Pusat M. Sigit Budi santoso dan Wahyudi dalam rangka penguatan program Presisi dan diikuti para guru MTs N 1 Kukar untuk diimplementasikan terhadap peserta didiknya.

Presisi merupakan program penguatan karakter siswa mandiri melalui kreasi seni, program ini digagas oleh Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan pada tahun 2020.

Perwakilan Tim Perumus Presisi Wahyudi mengatakan, saat ini memonitoring terkait program presisi di MTs N 1 Kukar. Presisi adalah metode pembelajaran yang menumbuhkembangkan karakter siswa secara mandiri melalui kreasi seni.

"Kita mau peserta didik kita selalu berkreasi, berinovasi, jadi kami mengajak para guru untuk menerapkan kepada muridnya" kata Wahyudi kepada Poskotakaltimnews, di MTs N 1 Kukar, Selasa (12/10/2021)

Lanjut dia, mari sama sama lakukan evaluasi terkait program presisi, sehingga program presisi dapat berjalan dengan baik, bisa diimplementasikan kepada peserta didik.

Menurutnya, dengan adanya program presisi bisa mengembangkan kreasi siswa, dan para guru sangat mendukung adanya program tersebut.

Sementara itu Kepala MTs N 1 Kukar Sapini mengatakan, MTsN 1 Kukar bisa mengikuti program Presisi ini, dari 101 sekolah yang ditunjuk hanya MTsN 1 Kukar yang berasal dari Madrsah, selebihnya SMP, SMA, dan SMK se-Indonesia.

"Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri, yang ditunjuk langsung oleh supervisor pusat" ucap Sapini

Harapannya dengan adanya program Presisi ini, semoga kedepannya metode pembelajaran di MTsN 1 Kukar akan semakin berwarna terutama untuk KI 4 yaitu proyek (tugas) untuk siswa, karena mata pelajaran satu dengan yang lain akan berkaitan atau terintegrasi.

Ia juga menyebutkan, pada 9 Juni 2021 MTs N 1 Kukar mendapat kunjungan dari tiga fasda Presisi  yaitu, Agus Trimansyah fasda MTsN 1 Kukar, Tri Andi fasda SMA N 2 Tenggarong dan Sundari Fasda SMP N 3, dalam hal ini untuk menyamakan persepsi bahwa pelatihan Presisi di MTsN 1 Kukar nanti dilaksanakan secara luring.(*riz)