Polda Kaltim Kenalkan Layanan AMPLANG, Memudahkan Pelayanan ke Masyarakat

Admin 13 Okt 2017
img

Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Kaltim, AKBP Yustiadi Gaib bersama Duta Humas Polda Kaltim yakni Shauma Dausi, Sarah Jenifer Pella,

TENGGARONG, Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Kaltim, AKBP Yustiadi Gaib bersama Duta Humas Polda Kaltim yakni Shauma Dausi, Sarah Jenifer Pella, mendatangi Polres Kukar untuk menjadi pembicara bedag kasus curanmor. 

Kedatangan Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Kaltim bersama kedua Duta Humas Polda Kaltim tersebut merupakan agenda tahunan yang dilakukan Polda Kaltim. Selain datang untuk ikut marilis kasus, kedua Duta Humas Polda Kaltim juga melakukan berbagai sosialisai dan juga melakukan Talk Show di radio maupun Talevisi lokal untuk menyampaikan pesan pesan kepada masyarakat untuk menjaga kewaspadaan dan tidak sembarangan serta masyarakat juga mampu terus bijak menggunakan media sosial. 

"Kita harus bijak menggunakan sosial media dan kita juga mempunyai beberapa Tema yakni salah satunya ialah mengenai Indonesia Melawan Narkoba." Ujar salah satu Duta Humas Polda Kaltim, Sarah Jenifer Pella. 

Sarah menambahkan , bagi masyarakat dan khusunya bagi pelajar yang berusia di bawah umur kami menyampaika untuk orang tuanya juga harus cukup di perhatikan karena narkoba ini tidak mengenal umur dan tidak mengenal siapapun, karena ini bagaikan Virus yang mampu menyebar dan bisa merusak apapun yang disentuh. "Jadi kami sangat menghimbau kepada masyarakat sehingga juga dapat membantu program pemerintah bahkan kepolisan untuk membatu program Presiden Jokowi Widodo yakni program Indonesia Melawan Narkoba." Harapnya.

Selain itu AKBP AKBP Yustiadi Gaib menambahkan saat ini Polda Kaltim sudah mengenalkan layanan baru berbasis teknologi dan sistem informatika bagi masyarakat. Layanan ini berupa aplikasi yang bisa diunduh di Smarphone, Aplikasi tersebut bernama Amplang yakni Aplikasi Media Pelayanan Langsung. 

Aplikasi ini bisa membantu masyarakat untuk memberikan memasukkan pengaduan, melaporkan kejadian tertulis dengan bukti foto, memperpanjang SIM dan STNK, serta mendapat informasi nomor telepon polisi terdekat maupun instansi terkait. 

Layanan dalam Amplang mempunyai yang namanya panic button, yakni tombol bagi masyarakat yang berada dalam situasi darurat dan ingin bantuan polisi atau pun instansi lain. Seperti menghadapi masalah pencurian, lakalantas, peredaran narkoba, perjudian, perampokan, miras, dan lain-lain. "Jadi apabila ada kejadian, tinggal aktifkan GPS nya saja nanti akan ketahuan posisi kejadian tersebut dan polisi pun langsung segera menuju TKP." Katanya. dra/poskotakaltimnews.com

Admin
RELATED POST