Wakil Ketua I DPRD Berau Beri Respons Terkait Pemanfaatan ADK di Kampung Mantaritip

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Syarifatul Syadiah, Wakil Ketua I DPRD Berau, memberikan respons terhadap pemanfaatan Alokasi Dana Kampung (ADK) yang terjadi di Kampung Mantaritip.

 

Menurutnya, peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara otomatis akan membuat ADK semakin besar, namun hal ini juga membawa risiko tersendiri.

 

"Kenaikan APBD akan memperbesar ADK, karena ada rumus yang menyatakan bahwa ADK minimal 10% lebih dari dana Transfer, sehingga risikonya ada dampak positif juga," ucap Syarifatul.

 

Syarifatul Syadiah menyoroti pentingnya manajemen keuangan yang baik di tingkat kampung. Meskipun ADK dapat mempercepat pembangunan, pengelolaan keuangan yang kurang baik dapat membahayakan.

 

"Pentingnya manajemen keuangan yang baik sangat penting, dan peran BPK dalam pendampingan kampung sangat diperlukan, terutama yang ahli di bidangnya," katanya.

 

Lebih lanjut, Syarifatul Syadiah menegaskan urgensi penyelesaian cepat dan tepat terhadap temuan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan BPK harus diatasi sebelum menjadi masalah besar.

 

Jika ada temuan BPK, penyelesaiannya harus cepat, sebelum masalahnya berkembang. Bisa melibatkan aparat lain, seperti Kepolisian, Kejaksaan, atau KPK, agar segera diselesaikan sebelum batas waktu 60 hari.

Dengan tanggapannya, Syarifatul Syadiah menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan dana publik dan menjaga transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran di tingkat kampung. (Sep/Nad/Advetorial)