Desa Rapak Lambur Akan Kembangkan Wisata Kebun Buah Durian
Foto : istimewa
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Pemerintah
Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong berkomitment mendukung program
Pembangunan Pemerintah Kabupaten dengan mengembangkan potensi yang ada ditempat
tersebut secara maksimal. Salah satunya pada Sektor Pariwisata. Dimana Desa ini
akan membangun kawasan wisata Kebun Durian.
Kepala Desa Rapak Lambur
mengatakan, potensi Kebun Durian diwilayahnya sangat nenjanjikan. Sekarang ini ada
sekitar 100 hektar luasan lahan durian. Potensi tersebut harus
dimaksimalkan, dengan menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata.
"Kita akan mengkonsep dengan
menarik, sehingga pengunjung merasa nyaman dengan adanya wisata buah durian
ini," kata Muhammad Yusuf pada Poskotakaltimnews,
Rabu (29/5/2024).
Wisata durian akan menyuguhkan
konsep diantaranya, pengunjung dapat memanen durian itu sendiri dan bisa
menyantap durian itu di tempat. Sementara yang menjadi kelemahan saat ini ialah
buah durian tak bisa dipanen setiap saat, karena buah durian merupakan buah
yang panennya pada waktu tertentu saja.
"Kami persilahkan pengunjung
untuk memanen sendiri, agar pengunjung bisa memilih buah durian yang dinilai
matang dari pohon," ucapnya.
Dalam hal ini, pemerintah desa
Rapak Lambur bersinergi dengan Dinas terkait baik itu Dinas Pertanian dan
Peternakan (Distanak) hingga Dinas Pariwisata. Karena untuk memaksimalkan
tanaman durian itu dibutuhkan sinergi yang baik.
"Kami bersinergi dengan OPD
terkait, seperti Distanak memberikan bantuan pupuk dan lain sebagainya, untuk
mendukung pertunbuhan tanaman durian tersebut," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Promosi Pariwisata Dispar Kukar Triyatma sangat mendukung destinasi wisata di desa se Kukar, wisata desa di Kukar harus dikembangkan sehingga bisa dikenal secara luas dengan mengolah potensi yang ada. Sehingga menjadi ciri khas tiap desa wisata.
"Kami selalu mendukung
melalui promosi, promosi yang dilakukan lewat sosial media baik Instagram,
Youtube, Facebook dan lainnya," ujar Triyatma.
Sementara untuk dukungan sarana dan prasarana
pariwisata juga ada, tapi dukungan itu diberikan kepada Kelompok Sadar Wisata
(Pokdarwis). (adv/riz)