52 Cabor Dimatangkan, 799 Atlet Berau Siap Harumkan Nama Daerah di Porprov Kaltim 2026

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 semakin dekat. Kabupaten Berau pun mulai memastikan satu per satu kebutuhan kontingennya terpenuhi, dari pendataan atlet hingga akomodasi, agar ratusan pejuang olahraga daerah dapat tampil maksimal saat pertandingan dimulai.

 

Sebanyak 799 atlet dari 52 cabang olahraga (Cabor) dipersiapkan untuk membawa nama Kabupaten Berau pada Porprov Kaltim 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14-29 November mendatang di Kabupaten Paser.

 

Namun, perjalanan menuju arena pertandingan tidak sederhana. Sebab, venue pertandingan akan tersebar di sejumlah daerah, mulai dari Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Samarinda, Balikpapan, hingga Berau.

 

Artinya, selain memastikan kesiapan atlet, pemerintah daerah juga harus memikirkan kebutuhan kontingen selama berada di berbagai lokasi pertandingan.

 

Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau, Nuransyah, mengatakan persiapan kontingen dilakukan secara bertahap dan tidak hanya berfokus pada jumlah atlet yang diberangkatkan.

 

“Salah satu tahapan yang menjadi perhatian adalah entry by name, yakni pendataan nama atlet dan official yang akan mengikuti pertandingan,” ujar Nuransyah saat memberikan keterangan, Selasa (6/10/2026).

 

Tahapan tersebut tambahnya, menjadi penting karena setiap atlet dan official yang turun dalam Porprov harus terdata sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Pada persiapan sebelumnya Berau telah mengirimkan ratusan atlet untuk mengikuti 52 cabor. Hasilnya, berdasarkan data KONI Provinsi Kalimantan Timur, Berau mampu menempati peringkat kelima dari 10 kabupaten/kota.

 

“Itu kita lakukan pada tahun 2025 melalui anggaran tambahan dengan mengirimkan atlet sebanyak 799 orang dari 52 cabor. Alhamdulillah, kita kemarin sesuai data dari KONI Provinsi, kita mencapai peringkat lima dari 10 kabupaten/kota yang ada,” terangnya.

 

Capaian tersebut menjadi salah satu catatan bagi Berau dalam menghadapi Porprov tahun ini. Dengan jumlah atlet dan cabor yang cukup besar, kesiapan kontingen harus dipastikan sejak jauh hari agar persoalan teknis tidak mengganggu konsentrasi atlet ketika sudah berada di arena pertandingan.

 

Dari sisi anggaran, Dispora Berau telah menyiapkan sejumlah kebutuhan melalui APBD murni maupun APBD perubahan. Untuk akomodasi, uang harian, serta layanan transportasi, Dispora menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar melalui APBD murni.

 

Kebutuhan konsumsi serta akomodasi atlet dan official juga diprioritaskan melalui APBD murni.

 

“Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan waktu pengadaan barang dan jasa yang dinilai terbatas apabila kebutuhan tersebut harus menunggu proses APBD perubahan,”tukasnya.

 

Sementara itu, melalui APBD perubahan, Dispora Berau menyiapkan tambahan anggaran untuk kebutuhan entry by name atlet yang akan bertanding.

 

Tak berhenti pada administrasi dan pendanaan, perlengkapan atlet serta official juga mulai dipersiapkan. Pengadaan tersebut mencakup pakaian training, sepatu, kaus dalam, topi, dan tas.

 

Kebutuhan tempat tinggal selama pertandingan juga menjadi bagian dari persiapan. Panitia telah melakukan pendataan hotel yang akan digunakan kontingen Berau selama berada di Kabupaten Paser.

 

Berbagai kebutuhan tersebut dipersiapkan untuk memastikan kontingen dapat berangkat sesuai jadwal dan menjalani pertandingan dengan dukungan fasilitas yang memadai.

 

Nuransyah mengakui, persiapan kontingen dilakukan di tengah kondisi efisiensi anggaran. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis seluruh kebutuhan utama atlet dan official dapat dipenuhi.

 

“Kita tetap optimis seluruh kontingen Berau dapat diberangkatkan tepat waktu dengan fasilitas yang memadai demi meraih prestasi gemilang,” katanya.

 

Dengan 799 atlet yang dipersiapkan untuk 52 cabor, Porprov Kaltim 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi Berau untuk mengukur hasil pembinaan olahraga daerah.

 

Bukan hanya soal berapa banyak atlet yang berangkat, kesiapan kontingen juga akan diuji dari bagaimana mereka mampu menghadapi persaingan di berbagai venue dan cabang olahraga.

 

Kini, sebelum pertandingan benar-benar dimulai, pekerjaan rumah Berau adalah memastikan seluruh kebutuhan kontingen benar-benar siap. Setelah urusan administrasi, anggaran, akomodasi, transportasi, dan perlengkapan rampung, para atlet tinggal fokus pada satu hal: bertanding dan membawa pulang prestasi untuk Kabupaten Berau. (sep/FN)