Kepala Desa se-Tenggarong Seberang Bersatu Bantu Korban Kebakaran Danau Aji

img

Camat Tenggarong Sebrang, Sukono saat menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran kawasan Danau Aji kepada Lurah Melayu, Muhammad Hafidz (Baju Kuning). (Kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Kepala desa se-Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara bersatu menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di kawasan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Minggu (11/10/2026).

 

Bersama Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang dan sejumlah organisasi masyarakat, mereka menyalurkan uang tunai sebesar Rp125.446.500, sembako, pakaian, serta kebutuhan lainnya yang dibawa menggunakan 10 mobil bantuan.

 

Kebakaran yang melanda permukiman warga di kawasan Danau Aji pada Senin (5/10/2026) meninggalkan duka bagi masyarakat yang terdampak.

 

Puluhan warga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga sehingga membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.

 

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian dari berbagai pihak terus mengalir pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang bersama para kepala desa dan unsur masyarakat turut mengambil bagian dengan menghimpun bantuan untuk membantu warga Kelurahan Melayu yang terdampak musibah.

 

Camat Tenggarong Seberang, Sukono mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kebersamaan pemerintah dan masyarakat di wilayahnya dalam membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan.

 

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang bersama seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Tenggarong Seberang turut berpartisipasi memberikan bantuan kepada para korban bencana yang berada di Kelurahan Melayu, RT 33, Kecamatan Tenggarong,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, bantuan uang tunai yang diserahkan mencapai Rp125.446.500. Jika ditambahkan dengan bantuan yang telah diberikan sebelumnya, total donasi dari Kecamatan Tenggarong Seberang mencapai lebih dari Rp150 juta.

 

Menurutnya, bantuan tersebut dihimpun melalui partisipasi berbagai pihak yang ingin membantu meringankan beban para korban.

 

Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga barang-barang yang dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

“Di samping itu, kami juga memberikan bantuan berupa sembako, seperti telur, sarden, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Kami turut menyerahkan pakaian serta pakaian dalam yang dibutuhkan oleh para korban bencana,” kata dia.

 

Sebanyak 10 mobil dikerahkan untuk mengangkut bantuan dari Kecamatan Tenggarong Seberang menuju lokasi penyaluran. Bantuan tersebut kemudian diserahkan kepada Lurah Melayu, Muhammad Hafidz, untuk didistribusikan kepada warga terdampak kebakaran sesuai kebutuhan.

 

Penyaluran bantuan itu melibatkan sejumlah desa, yakni Desa Kerta Buana, Loa Ulung, Bhuana Jaya, Loa Pari, Tanjung Batu, Karang Tunggal, Suka Maju, Bangun Rejo, Mulawarman, Loa Lepu, Manunggal Jaya, Bukit Raya, dan Teluk Dalam.

 

Selain pemerintah desa, partisipasi juga datang dari PAC LPNU IPPNU, PKK Tenggarong Seberang, Dharma Wanita (DW) Tenggarong Seberang, serta Kantor Camat Tenggarong Seberang.

 

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama menjalani masa pemulihan.

 

Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan, mulai dari pemerintah desa hingga organisasi masyarakat.

 

“Kami bersama para kepala desa dan masyarakat Tenggarong Seberang memberikan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban para korban bencana. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak,” tuturnya.

 

Sementara itu, Lurah Melayu, Muhammad Hafidz, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu penanganan warga terdampak kebakaran.

 

Berdasarkan data hingga Sabtu (10/10/2026), total donasi yang terkumpul melalui posko bencana kebakaran Kelurahan Melayu mencapai Rp407.290.000.

 

Ia menjelaskan, sejak Selasa hingga Sabtu telah dilaksanakan delapan tahapan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

 

Rincian bantuan yang telah disalurkan dapat diakses melalui media sosial Kelurahan Melayu.

 

Ia menyebutkan, kebutuhan dasar warga, seperti sembako, perlengkapan mandi, dan peralatan memasak, secara umum sudah tercukupi.

 

Sebelumnya, sebagian dana donasi sebesar Rp300.000 per keluarga juga digunakan untuk membeli tabung gas LPG karena persediaan bantuan tersebut masih terbatas.

 

Sementara itu, bantuan pakaian layak pakai dinilai sudah mencukupi. Meski demikian, posko pakaian di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Melayu tetap dibuka apabila masih ada warga yang membutuhkan.

 

Ia turut mengapresiasi solidaritas masyarakat, khususnya dari Tenggarong dan Samarinda, yang telah membantu para korban.

 

Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi dukungan berarti bagi warga yang sedang berupaya memulihkan kehidupan setelah kebakaran.

 

“Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas tingginya solidaritas masyarakat, khususnya masyarakat Tenggarong dan Samarinda. Tanpa harus dikomando atau diperintah, masyarakat bergerak bersama untuk membantu sesama,” ungkapnya.

 

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah memberikan bantuan maupun pendampingan kepada warga terdampak kebakaran.

“Kami dari pihak Kelurahan Melayu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan pihak yang telah membantu serta mendampingi kami hingga hari ini dalam upaya meringankan beban para korban kebakaran,” tutupnya. (Kriz)