SPKLU Perdana di Kalimantan Resmi Beroperasi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN- Stasiun Pengisian
Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Kalimantan telah beroperasi dan bisa
digunakan oleh masyarakat umum. Kamis (02/12) Executive Vice President Retail
Regional Sumatera Kalimantan PLN, Sigit Witjaksono, Executive Vice President
Transmisi Regional Sumatera Kalimantan, Nur Wahyu Dhinianto, bersama dengan
General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto, meresmikan SPKLU yang
berlokasi di halaman kantor PLN UIW Kaltimra tersebut.
Kata Sigit, PLN terus bergerak memberikan
dukungan aktif dalam memasifkan kendaraan listrik di Indonesia dengan
menyediakan SPKLU dibeberapa titik se-Indonesia. SPKLU sendiri merupakan
inovasi PLN dalam mendukung ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis
Baterai (KBLBB) di Indonesia.
“SPKLU merupakan dukungan PLN dalam
menyediakan infrastruktur pendukung kendaraan listrik, sehingga harapannya bisa
mempercepat penetrasi pasar kendaraan listrik di Indonesia”, kata Sigit.
Hal ini tentunya juga sejalan dengan komitmen
PLN ikut serta mendukung implementasi Perpres No 55 tahun 2019 tentang
Percepatan KBLBB untuk transportasi di jalan raya. Sejalan dengan itu, maka
SPKLU terus dibangun oleh PLN di sejumlah titik di Indonesia.
“Sebagai BUMN yang bergerak di bidang
ketenagalistrikan, PLN terus bergerak memberikan dukungan dalam memasifkan
kendaraan listrik di Indonesia, karena tentunya ini juga sebagai support kita
pada program pemerintah mengembangkan kendaraan zero carbon”, lanjutnya
SPKLU bekerja dengan metode fast charging,
sehingga pengguna dapat mengisi daya kendaraan relatif lebih cepat. Dari hasil
ujicoba yang dilakukan, untuk pengisian daya mobil listrik hanya membutuhkan
waktu kurang dari 3 jam untuk mencapai 100%.
Untuk menggunakan SPKLU, pengguna dapat
mengunduh aplikasi Charge.In melalui google play atau app store. Charge.In
merupakan aplikasi yang memudahkan para pemilik kendaraan listrik dalam
pengisian daya baterai.
Dengan aplikasi Charge.In pemilik KBLBB bisa
mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun
pengisian. Sistem pembayaran pada SPKLU pun sudah bekerja sama dengan Himpunan
Bank Negara (HIMBARA). Lewat aplikasi Charge.In, pelanggan dapat mengatur
sendiri berapa kWH yang akan diisi ke mobil masing-masing.
Sementara itu, General Manager PLN UIW
Kaltimra, Saleh Siswanto, mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah gencar
untuk mengenalkan kendaraan listrik agar penggunaannya semakin familiar
dikalangan masyarakat. Saleh juga mengatakan bahwa pihaknya menggandeng jajaran
stakeholders sebagai kampanye untuk menggunakan kendaraan listrik.
“Kami akan terus berupaya mengenalkan
kendaraan listrik supaya awareness stakeholders dan masyarakat terus meningkat.
Dalam waktu dekat juga akan kami adakan konvoi kendaraan listrik bersama
stakeholders, harapannya untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa era kendaraan
listrik di Kalimantan Timur telah dimulai”, tutup Saleh.(mid)