300 Usulan Program Pembangunan dalam Musrenbang Kelurahan Loa Ipuh Tahun 2023

img

Hari ini Kelurahan Loa Ipuh Melaksanakan Musrenbang Tahun 2023. 

POSKOTAKALTIMBEWS.COM, KUKAR- Kelurahan Loa Ipuh menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2023, yang dilangsungkan di kantor Lurah Loa Ipuh, Sabtu (12/2/2022).

Musrenbang tersebut dihadiri Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, Anggota DPRD Kaltim Elly Hartati, Camat Tenggarong Sukono, Lurah Loa Ipuh, para Ketua RT se Kelurahan Loa Ipuh, tokoh agama dan masyarakat serta undangan lainnya.

Lurah Loa Ipuh Nadi Baswan mengatakan, ada sekitar 300 aspirasi masyarakat pada Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023, diantaranya masyarakat mengusulkan peningkatan jalan, drainase, serta pengembangan Sumber Daya Manusia.

"Ada sebagian warga di sini ketika hujan itu banjir, maka dari itu warga mengusulkan drainase untuk meminimalisir banjir tersebut, selain itu, sektor ekonomi, budaya juga diusulkan oleh masyarakat" kata Nadi Baswan kepada Poskotakaltimnews, di Kantor Kelurahan Loa Ipuh, Sabtu (12/2/2022)

Lanjut dia, di Kelurahan Loa Ipuh terdiri dari 77 RT, dengan jumlah warga sekitar 25 ribu jiwa, ia memohon kerjasamanya dengan Ketua RT untuk pembangunan di Kelurahan Loa Ipuh, agar masyarakat merasa nyaman.

"Kami selalu berkoordinasi dengan pihak RT, terkait prioritas rencana pembanguna,” katanya.

Dirinya berharap, pada pembangunan 2023 mendatang setiap RT mendapat 1 kegiatan, inginnya pembangunan merata, namun semua itu tergantung dari anggaran.

"Kalau tahun ini ada sekitar 10 RT yang terealisasi aspirasinya, tahun ini ada 35 kegiatan" ujarnya.

Sementara itu Camat Tenggarong Sukono menuturkan, aspirasi yang disampaikan di Musrenbang tingkat Kelurahan merupakan hasil musrenbang di tingkat RT. Semua usulan masyarakat yang ada saat ini, baik di Kelurahan Loa Ipuh maupun lainnya akan dimasukan kedalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

"Kita masukan semua usulan yang ada saat ini untuk RKPD 2023 mendatang, khusus di Kelurahan Loa Ipuh ada sekitar 300 sampai 400 usulan masyarakat berkaitan dengan infrastruktur pembangunan" ungkap Sukono.

Diakatakan Sukono, jika usulan masyarakat yang belum terealisasi harap bersabar, nanti akan diusulkan pada tahun berikutnya.(*riz)