Umat Hindu Desa Kerta Buana Tenggarong Seberang Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Oleh Admin1 menit baca2.227 dibaca

(Umat Hindu yang
sedang mempersiapkan menjalankan ritual agama , Desa Kerta Buana Tenggarong
Seberang/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang menggelar pawai ogoh-ogoh pada Minggu (10/3/2024). Sebanyak lima patung diarak keliling Desa Kerta Buana, tiga patung berukuran besar dan dua patung berukuran kecil. Pawai ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi.
I Dewa Ketut Basuki, kepala Desa Kerta Buana mengatakan bahwa Desa Kerta Buana memiliki 19 suku yang beragam dengan jumlah penduduk 5.291 jiwa dan sebanyak 1.700 umat hindu.
(Ogoh-ogoh yang diarak masyarakat/pic:Tanty)
“Kita sudah mengadakan persembayangan, dan setelah ini akan kembali ke tempat ibadah masing-masing.” Katanya, Minggu (10/3/2024) kepada awak media disela-sela acara.
“Setelah itu, jam 5 kami harus kumpul disini lagi (pura) untuk mengarak ogoh-ogoh sampai selesai. Kemudian kami akan Caturbrate, dan besok puasa 24 Jam tanpa menyalakan api, tidak jalan, tidak melakukan perjalanan atau hiburan. Sesuai dengan namanya nyepi yaitu kami semua mengurangi atau tidak melakukan aktivitas.” sambungnya
Ia menjelaskan bahwa Desa Kerta Buana memiliki empat pura yaitu Pura Pasupati, Pura Penataran Ped, Pura Ratu Gede Empu Jagat dan Pura Buana.
Sebagai Kepala Desa dirinya merasa sangat bersyukur atas tingginya rasa toleransi antar umat beragama didesa Kerta Buana.
Ia menyebutkan salah satu bentuk contoh toleransi yaitu seperti pada saat adzan magrib saja menggunakan sound luar, setelah itu yang mengaji menggunakn sound dalam.
“Terimakasih atas semua antusias masyarakat pada acara yang kami gelar ini, dan dukunganya dan untuk umat Hindu selamat merayakan Hari Raya Nyepi.” tutupnya (adv/*tan)




