Selain Pembangunan RS Muara Badak, Pemkab Kukar Prioritaskan Jalan Penghubung 3 Kecamatan
Oleh Admin1 menit baca1.867 dibaca

(Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya agar semua zona di Kukar terpenuhi terkait dengan pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya yakni pembangunan Rumah Sakit Muara Badak yang terletak di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak.
Rumah sakit itu sendiri menjadi salah satu proyek pembangunan prioritas Pemkab Kukar di tahun 2024 ini. Keberadaan rumah sakit Muara Badak ini nantinya akan menjadi pusat layanan kesehatan bagi tiga kecamatan pesisir Kukar, yaitu Kecamatan Muara Badak, Anggana dan Marangkayu.
Tidak hanya berbicara pembangunan RS sakit, tentunya infrastuktur konektivitas pun perlu menjadi perhatian. Sebab konektivitas menjadi hal penting sebagai jalur transportasi antar daerah.
"Jalan poros Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana menuju Desa Saliki, Muara Badak saat ini terus dilakukan pembangunan secara bertahap." kata Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin.
“ Selama tiga tahun
terakhir, sudah ada sekitar 26 kilometer yang disemenisasi pemerintah. Khusus
tahun ini, sebesar Rp 18 Miliar digelontorkan untuk lanjutan semenisasi.”
tambah Rendi saat diwawancarai awak media Senin (21/7/2024).
Rendi menganggap, dengan dimantapkannya jalan poros ini, tentu masyarakat Kecamatan Anggana maupun Muara Badak hanya perlu menempuh waktu 30 hingga 45 menit.
“Jadi nanti warga Anggana maupun Muara Badak tidak perlu mutar ke Samarinda atau melalui jalan perusahaan, lebih cepat dan efisien,” katanya
Sementara itu nantinya rumah sakit Muara Badak dengan tipe C ini akan memiliki 100 lebih tempat tidur. Rendi juga mengatakan pihaknya terus berupaya mempersiapkan tenaga kesehatan untuk mengisi RS Muara Badak nantinya.
Dirinya berharap pembangunan rumah sakit dan jalan tersebut dapat memenuhi pelayanan Kesehatan masyarakat baik dari daerah Muara Badak, Anggana dan Marangkayu. (adv/tan)



