Optimalisasi Kampung Wisata: BPK dan BUMK Berau Didorong untuk Kelola Potensi Pariwisata secara Maksimal

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Mengembangkan potensi kampung wisata berbasis masyarakat, terus mendapat perhatian serius  Pemerintah Kabupaten Berau.  Direalisasikannya kegiatan  digelar di Ruang Rapat Sangalaki, Jumat (18/10/2024), Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said menegaskan pentingnya peran strategis Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) dan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) dalam pengelolaan potensi wisata desa.

 

Salah satu topik utama dalam acara tersebut adalah penyusunan laporan kinerja BPK serta orientasi lapangan yang dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan kampung wisata di Berau bisa berkembang secara maksimal. “Sangat diperlukan pengawasan kinerja BPK, ditambah kolaborasi erat dengan BUMK, adalah kunci untuk memastikan bahwa potensi wisata di Berau tidak hanya dikelola, tetapi juga dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Muhammad Said.

 

Menurutnya, ini bukan hanya soal bagaimana mengelola dana desa, tetapi juga bagaimana memastikan setiap peluang pariwisata di kampung-kampung Berau dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi warga. Dengan pelaporan yang baik dan orientasi lapangan yang tepat, peran BPK dan BUMK diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi lokal melalui pariwisata, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

 

BUMK dan BPK memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan wisata yang berbasis pada potensi alam dan budaya setempat. Kolaborasi keduanya, akan memastikan bahwa segala upaya dalam mengembangkan kampung wisata berjalan terukur dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, orientasi lapangan sangat penting untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang potensi yang ada dan cara terbaik untuk mengelolanya.

 

“Keberadaan Kepala kampung dan BPK itu harus bekerja sama dalam mengelola kampung, ini bukan sepenuhnya tanggung jawab kepala kampung, tapi tanggung jawab kita bersama,” terangnya. Berau yang dikenal memiliki banyak destinasi wisata alam yang indah, mulai dari pantai hingga hutan tropis, dianggap memiliki peluang besar dalam meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakatnya melalui sektor pariwisata. Oleh karena itu, sinergi antara BPK dan Kepala kampung dianggap sebagai pilar penting dalam memaksimalkan potensi wisata Berau.

“Potensi yang kita miliki sudah selayaknya dikelola dengan baik, komunikasi harus lancar antara kepala kampung dan BPK agar Berau bisa maju,” terangnya seraya menampilkan dengan langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap kampung-kampung wisata di daerah tersebut dapat menjadi ikon pariwisata yang tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga dari luar daerah, bahkan mancanegara. (sep/FN)