Penutupan Festival Pangan Lokal, Rakhmadi Seru UMKM Lebih Inovatif

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Setelah berlangsung selama 5 hari akhirnya  kegiatan Festival Pangan Lokal yang di  gelar bagi masyarakat Kabupaten Berau dalam rangka Upaya Mendukung Konsumsi Pangan yang Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Melalui Penganekaragaman Pangan berbasis Sumber Daya Lokal telah resmi di tutup pada Jumat (18/10/2024).

 

Penganekaragaman Konsumsi Pangan merupakan salah satu upaya yang terus dilakukan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas yaitu melalui perbaikan pola konsumsi pangan masyarakat kedepannya menjadi lebih baik.

 

Disampaikan Kepala Dinas Pangan, Rakhmadi Pasarakan menyampaikan apresiasi atas terealisasinya kegiatan  dapat berlangsung lancar hingga akhir kegiatan. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut terlibat selama penyelengaraan ini. Kepada panitia pelaksanaan, beserta para peserta dan semua pihak yang tidak dapat di sebutkan," ucapnya.

 

Rakhmadi Pasarakan juga mengatakan Festival Pangan Lokal di Berau diharapkan bisa menghasilkan produk agar lebih dikenal banyak orang serta lebih berinovasi dan kreatif dalam mengelola produk pangan lokal yang nantinya berguna untuk memperbaiki ekonomi Keluarga."Harapan saya dengan kegiatan ini festival pangan lokal di Berau bisa lebih terkenal lagi baik di dalam maupun luar daerah," bebernya.

Tidak hanya itu, Rakhmadi juga berpesan agar UMKM bisa terus Berkreasi dan Berinovasi dalam menciptakan produk-produk terbaru dengan mengunakan bahan Pangan Lokal agar dapat membantu masyarakat lokal yang berada di Pasar Tradisonal dengan membeli produk-produk mentah dari Pangan Lokal itu sendiri. Kegiatan Pangan Lokal ditutup dengan penyerahan Hadiah Lomba yang diserahkan langsung oleh Dinas Pangan Beserta jajaran, para dewan juri dan sejumlah Stakeholder kepada kategori lomba mewarnai oleh anak Paud, lomba menggambar, lomba barista, serta lomba kreasi makanan kategori B2SA."Kedepan kita akan lakukan kegiatan yang mendukung serta bersifat sosialisasi agar masyarakat lebih peduli tentang gizi makanan yang di komsumsi,"pungkasnya. (sep/FN)