Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com
Iklan
Diskominfo KukarAdvertorial

DPMD Kukar Mulai Pelaksanaan Data Desa Presisi di 66 Desa

Oleh Admin2 menit baca1.705 dibaca

DPMD Kukar Mulai Pelaksanaan Data Desa Presisi di 66 Desa
BagikanWhatsAppFacebookX

Sosialisasi data spasial Desa Presisi Pemkab Kukar terhadap 66 desa dari lima kecamatan (pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dalam upaya menyusun perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran, akurat, dan berkelanjutan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi memulai pelaksanaan kegiatan Data Desa Presisi (DDP) di 66 desa yang tersebar di lima kecamatan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPMD Kukar, Yusran, dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan Sosialisasi data spasial Desa Presisi Pemkab Kukar terhadap 66 desa dari lima kecamatan, di ruang serbaguna Bappeda Kukar, Senin (11/11/2024).

“Kegiatan Data Desa Presisi ini memiliki peran penting dalam mengidentifikasi potensi, permasalahan, dan kebutuhan desa secara lebih terukur melalui pemetaan spasial. Kami dari Pemerintah Kabupaten Kukar bekerja sama dengan tim pelaksana dari Institut Pertanian Bogor (IPB), yang digagas oleh Rektor IPB, Prof Supiandi Syah,” jelas Yusran dalam sambutannya

Yusran menambahkan bahwa pelaksanaan DDP ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2024 dan apabila berjalan lancar, akan dilanjutkan pada tahun 2025.

Yusran menjelaskan dalam kegiatan ini, tim spasial dari IPB yang terdiri dari enam orang, serta lima orang penerbang drone untuk setiap Kecamatan, akan dikerahkan untuk mendukung proses pemetaan di lapangan.

“Selain itu, sebanyak 35 personil dari Kader Inovasi Spasial (KIS) juga akan terlibat dalam kegiatan di 66 desa/kelurahan tersebut.” Ujarnya

Ia juga menyebutkan dalam program ini warga desa juga tidak ketinggalan untuk dilibatkan secara langsung dalam proses pemetaan spasial ini.

“Setiap desa akan diwakili oleh tiga orang sebagai pendamping. Ini adalah bentuk nyata dari partisipasi masyarakat desa dalam program Data Desa Presisi ini,” ujar Yusran

Lebih lanjut, Yusran menyebutkan bahwa tim dari IPB akan menghasilkan berbagai output, termasuk peta dasar administrasi, sarana dan prasarana, penggunaan lahan, topografi, serta dokumentasi foto.

“Peta ini akan menjadi instrumen penting dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan desa yang lebih terarah. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan agar para kepala desa, lurah, serta surveyor desa yang ditunjuk dapat mengikuti seluruh proses ini dengan baik dan memberikan informasi yang akurat,” terangnya

Selain melibatkan masyarakat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga akan berpartisipasi dalam pengumpulan data dan operasional penerbangan drone. Yusran turut meminta dukungan dari seluruh camat, kepala desa, dan lurah agar kegiatan ini dapat berjalan optimal.

“Dukungan penuh dari semua pihak sangat penting, karena data yang berkualitas akan menghasilkan program pembangunan yang berkualitas pula,” tegasnya.

Sejak program Data Desa Presisi diluncurkan, sebanyak 144 Kelurahan/Desa di Kukar telah berhasil diimplementasikan dengan skema pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

“Kami berterima kasih kepada Pemprov Kaltim yang telah mendukung penuh pelaksanaan DDP di Kukar. Ini adalah langkah sistematis dan terukur dalam rangka mendukung sensus data presisi pada tahun 2025 mendatang,” tutup Yusran.

Dengan pelaksanaan Data Desa Presisi ini, diharapkan seluruh komponen pemerintah, tim pelaksana, dan masyarakat desa dapat bersinergi untuk mencapai hasil yang optimal dan maksimal demi pembangunan desa yang lebih baik di masa depan. (Adv/tan)

BagikanWhatsAppFacebookX