Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Pasca Diskualifikasi, Edi Damansyah Tegaskan Fokus Pimpin Kukar Hingga PSU

Oleh Admin3 menit baca1.415 dibaca

Pasca Diskualifikasi, Edi Damansyah Tegaskan Fokus Pimpin Kukar Hingga PSU
BagikanWhatsAppFacebookX

(Suasana kediaman Edi Damansyah/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Setelah menerima keputusan diskualifikasi MK, Edi Damansyah kembali ke Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis (27/02/2025).

Kedatangannya di Kecamatan Tenggarong, tepatnya di Jalan Arwana, Kelurahan Timbau, disambut hangat oleh ratusan simpatisan, kerabat, serta keluarga di kediaman pribadinya. 

Para pendukungnya memberikan dukungan moral, baik secara langsung maupun melalui spanduk-spanduk yang tetap menyemangatinya, meskipun tidak dapat lagi mencalonkan diri sebagai Bupati Kukar. 

Pada saat menyapa para pendukung yang sudah menantinya sejak pagi. Edi mengaku sangat bersyukur atas sambutan yang luar biasa tersebut. Pada kesempatan itu juga Edi tidak menampik bahwa secara manusiawi, dirinya merasa terpukul dengan keputusan MK. Namun, dengan dukungan dari masyarakat sepenuhnua Edi mengaku dukungan itu membuatnya semakin kuat dan optimis. 

"Secara manusiawi memang kebatinan saya juga terpukul. Namun kejadian ini adalah bagian dari perjuangan, dan saya terus berupaya menguatkan diri. Saya harus kuat dan bangkit bersama seluruh pendukung Edi Damansyah-Rendi Solihin di Kukar." Ungkap Edi kepada para pendukungnya

Sebelumnya dalam Pilkada Kukar yang digelar November 2024 lalu, pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin (nomor urut 01) unggul dengan 259.489 suara. Namun, kemenangan ini harus dibatalkan berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), yang menggugurkan pencalonan Edi Damansyah. Dan MK memerintahkan Kukar untuk melakukan PSU yang rencananya digelar pada April mendatang. 

Sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada masyarakat Kukar, Edi berharap agar PSU nantinya dapat berlangsung dengan kondusif dan damai. Ia juga mengingatkan para pendukungnya untuk tidak terpancing dengan isu-isu liar di media sosial. 

"Sekarang kita fokus bekerja untuk masyarakat Kukar. Kita hormati semua keputusan negara ini, dan semoga tidak ada multitafsir lagi mengenai periodesasi jabatan ini," pesannya.

Edi Damansyah yang sebelumnya maju sebagai calon petahana dalam  Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) 2024, tetap menunjukkan sikap tenang dan fokus menjalankan tugasnya sebagai Bupati Kukar, meski dirinya harus menerima keputusan diskualifikasi.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawabnya sebagai kepala daerah tetap menjadi prioritas utama hingga pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar 2024 selesai dan kepala daerah terpilih dilantik. 

"Saya fokusnya bekerja menjalankan amanah sampai nanti dilantik Bupati dan Wakil Bupati hasil pelaksanaan PSU," ujar Edi saat diwawancarai awak media

Mengenai dinamika politik pascadiskualifikasi, Edi Damansyah yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Politik PDI-Perjungan, menyatakan bahwa meski ia tidak bisa mencalonkn diri lagi.

Namun sebagai Ketua DPC PDI-Perjuangan Kukar, ia dan timnya akan mengikuti segala proses dan aturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), termasuk menunggu arahan resmi terkait mekanisme PSU untuk mendukung nomor urut 1 nantinya.

"Kita akan mengikuti petunjuk teknis dari KPU yang merujuk pada arahan KPU RI. Jadi, memang nomor urut 1 siap berkontestasi kembali dalam PSU Pilkada Kukar.” tandasnya 

Ketika ditanya mengenai deklarasi pencalonan nomor urut 1 yang menggantikannya dalam waktu dekat ini. Edi mengaku masih menunggu kepastian regulasi sebelum mengambil langkah politik lebih lanjut. 

"Belum ada deklarasi dalam waktu dekat, masih proses. Kita ingin melihat dulu petunjuk teknis tertulis dari KPU seperti apa," tambahnya. 

Soal calon pengganti pencalonan nomor urut 1 dalam PSU nanti, Edi memilih untuk tidak terburu-buru mengungkapkan informasi lebih lanjut. 

"Sabar, tunggu waktunya.” tandasnya.

Di tengah hiruk-pikuk politik dan dinamika pemerintahan kabupaten Kukar. Edi tetap fokus menjalankan amanah dan tanggung jawabnya sebagai Bupati Kukar dan ingin berkebun.

"Saya ini orang kampung, berkebun itu hal yang biasa buat saya. Tidak ada masalah, tetap santai," tutupnya.

Sebagai bupati, Edi mengaku akan terus menjalankan tugasnya dengan baik hingga masa transisi kepemimpinan selesai. Ia juga berharap agar masyarakat tetap tenang dan ikut serta dalam proses demokrasi dengan semangat persatuan. 

Dengan sikapnya yang tetap tegar dan memilih untuk terus mengabdi hingga akhir masa jabatannya, Edi Damansyah menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya tentang kemenangan politik, tetapi juga tentang tanggung jawab dan keteguhan hati dalam menghadapi setiap tantangan. (tan)

BagikanWhatsAppFacebookX