Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Kemenag Berau Himbau Jemaah Diminta Pahami Aturan dan Jaga Kesehatan Selama Mengikuti Manasik Haji

Oleh Admin2 menit baca1.073 dibaca

Kemenag Berau Himbau Jemaah Diminta Pahami Aturan dan Jaga Kesehatan Selama Mengikuti Manasik Haji
BagikanWhatsAppFacebookX

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau, Kabul Budiono, meminta semua calon jamaah haji Berau dapat pahami aturan selaras dengan kegiatan manasik yang diikuti. Hal itu penting supaya menjadi haji yang mandiri dan  tidak bergantung sepenuhnya pada petugas, serta memahami rambu-rambu pelaksanaan ibadah haji.

“Termasuk kami meminta seluruh calon jemaah untuk menjaga kebugaran dan kesehatan menjelang keberangkatan, mengingat waktu pemberangkatan yang semakin dekat. Jangan sampai nanti terkendala di pemeriksaan tahap ketiga di embarkasi. Kita semua berharap jemaah bisa berangkat dalam kondisi sehat dan kembali menjadi haji mabrur,” ungkap  Kabul Budiono belum lama ini.

Disampaikannya lagi, untuk pelaksanaan bimbingan manasik haji bagi calon jemaah haji tahun 2025 sudah dilaksanakan sejak Sabtu (12/4/2025) lalu. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait.

Kabul menjelaskan, manasik haji tahun ini awalnya direncanakan berlangsung selama sepuluh hari. Namun, setelah berkoordinasi dengan Kemenag Pusat, diputuskan pelaksanaannya disesuaikan menjadi enam hari. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi geografis Berau yang cukup jauh antarwilayah serta aktivitas para calon jemaah, khususnya yang bekerja di perusahaan.

"Kalau sepuluh hari berturut-turut tentu berat bagi mereka. Karena itu, kita usulkan jadi enam hari, dua hari di tingkat kabupaten dan empat hari di tingkat kecamatan, tanpa mengurangi materi dan esensi manasik," jelas Kabul.

Untuk lokasi pelaksanaan, dua hari di tingkat kabupaten digelar di Balik ini, sedangkan tingkat kecamatan dibagi dalam dua zona. Zona pertama dilaksanakan di wilayah Tanjung dan sekitarnya, sementara zona kedua diadakan di Sambaliung, bertempat di masjid setempat.

Adapun jumlah peserta manasik tahun ini sebanyak 175 orang, terdiri dari 151 jemaah reguler, 14 jemaah titipan dari luar daerah yang bekerja di Berau, serta empat petugas haji daerah.

Materi yang diberikan dalam manasik meliputi kebijakan haji, aturan di Arab Saudi, tata cara pelaksanaan ibadah haji, pendalaman miqat, serta praktik manasik di tingkat kecamatan. Kabul menekankan pentingnya jemaah memahami aturan baik dari pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.

Selain itu, Kabul juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji telah melalui dua tahapan. Pemeriksaan tahap pertama dilakukan sebelum pelunasan biaya haji, diikuti tahap kedua untuk menentukan kelayakan pelunasan. Pemeriksaan tahap ketiga akan dilaksanakan di embarkasi saat jemaah bersiap berangkat ke Tanah Suci. (sep/FN)

BagikanWhatsAppFacebookX