Kesbangpol Kukar Perkuat Pembinaan Ideologi Pancasila melalui DPPI
Plt Kepala Kesbangpol
Kukar, Rinda Desianti. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat pembinaan ideologi Pancasila dengan melibatkan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI).
Para Purnapaskibraka
diarahkan untuk berperan aktif menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila,
terutama di lingkungan sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt)
Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti menjelaskan, DPPI menjadi wadah bagi
para purnapaskibraka untuk melanjutkan pengabdian setelah menyelesaikan tugas
sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Melalui wadah
tersebut, para purnapaskibraka diharapkan tidak hanya memiliki pengalaman dalam
menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga turut menanamkan nilai-nilai
Pancasila kepada generasi muda.
Pembinaan dilakukan
melalui edukasi dan sosialisasi yang menekankan pentingnya pengamalan Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat semangat kebangsaan serta
menjaga persatuan dan kesatuan.
Di Kukar, terdapat
tujuh pelaksana DPPI tingkat kabupaten yang bertugas mengoordinasikan kegiatan
bersama rekan-rekan di tingkat kecamatan.
Koordinasi tersebut
diharapkan dapat memperluas jangkauan sosialisasi sehingga pembinaan ideologi
Pancasila tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten.
“Saya mendorong
adik-adik itu untuk ke sekolah-sekolah, terutama sekolah-sekolah terdekat,
untuk sosialisasi tentang nilai-nilai Pancasila,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu
(17/10/2026).
Menurutnya, sekolah
menjadi ruang strategis untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila
kepada pelajar sejak dini.
Terkait keanggotaan,
ia menjelaskan bahwa keterlibatan dalam DPPI merupakan kelanjutan dari
perjalanan anggota Paskibraka setelah menyelesaikan tugas pada peringatan Hari
Kemerdekaan.
Setelah memasuki masa
purna tugas, para anggota mengikuti Pendidikan Ideologi Pancasila (PIP).
Peserta yang dinyatakan lolos dapat melanjutkan peran sebagai DPPI sesuai
dengan mekanisme yang berlaku.
Keberadaan pelaksana
DPPI di tingkat kabupaten juga berperan dalam menghubungkan koordinasi dengan
anggota di kecamatan.
Dengan koordinasi
yang berjalan baik, pelaksanaan sosialisasi diharapkan dapat menjangkau lebih
banyak pelajar dan masyarakat.
Untuk menunjang
kegiatan tersebut, Kesbangpol Kukar berupaya memberikan fasilitasi sesuai
dengan kemampuan keuangan daerah.
Dukungan ini
diperlukan agar program pembinaan ideologi Pancasila melalui DPPI dapat
berjalan secara berkelanjutan.
“Kalau mereka ada
kegiatan, saya usahakan untuk fasilitasi. Walaupun dengan kondisi keuangan yang
seperti ini, kami usahakan fasilitasi,” kata Rinda.
Ia menyebut, kegiatan
DPPI sebelumnya telah mendapatkan dukungan pembiayaan dari Kesbangpol Kukar.
Dukungan tersebut diupayakan tetap berlanjut agar para pelaksana dapat menjalankan program pembinaan dan sosialisasi sesuai dengan peran mereka.
“Iya, sebelumnya
memang sudah dibiayai, jadi pembiayaan itu tetap dilanjutkan seperti
sebelumnya,” tutupnya. (Adv/Kriz)