Wagub Seno Pimpim Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026
Oleh Admin2 menit baca240 dibaca

SAMARINDA, POSKOTAKALTIMNEWS: Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr Ir H Seno Aji, M.Si., menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang patriotik, gigih dalam perjuangan, dan memiliki empati terhadap sesama sebagai modal utama mewujudkan Indonesia maju.
Pesan tersebut disampaikan Seno Aji saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (28/10/2026).
“Sembilan puluh delapan tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengikrarkan sebuah janji. Janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, yaitu Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup dan diwujudkan dalam karakter setiap generasi penerus bangsa, bukan sekadar menjadi catatan sejarah yang dikenang setiap tahun.
Seno menjelaskan, kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari gedung-gedung tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang melimpah. Kemajuan sejati justru dimulai dari kualitas manusia, karakter, kecintaan terhadap tanah air, semangat pantang menyerah, serta kepedulian terhadap sesama.
“Karena itu, generasi muda Indonesia harus dibentuk menjadi pribadi yang patriotik, gigih, dan berempati,”ujarnya.
Patriotisme, lanjutnya, harus diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata. Kegigihan diperlukan agar generasi muda tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Sementara empati menjadi landasan agar keberhasilan yang diraih tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat.
“Patriotik yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa,” paparnya.
Seno juga menekankan pentingnya kepekaan sosial agar generasi muda tidak berpaling ketika melihat masyarakat membutuhkan pertolongan.
“Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Dalam sambutan tersebut, generasi muda juga diajak untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, dan terus mengembangkan potensi diri tanpa kehilangan rasa kemanusiaan.
Generasi muda diharapkan mampu menjadi pribadi yang kuat, berani memimpin, sekaligus bersedia melayani. Mereka juga harus mampu berdiri tegak membela bangsa, sembari tetap mengulurkan tangan kepada sesama yang membutuhkan.
Setiap ilmu, karya, dan pengorbanan, menurutnya, harus menjadi bukti nyata kecintaan terhadap Indonesia. Dengan demikian, semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni, tetapi tercermin dalam kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama. Salam Pemuda,” imbuhnya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, kepala dinas, kepala badan, kepala biro di lingkungan Setdaprov Kaltim, aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar.(mar)



