Sabtu, 31 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Sekitar 80 Personel Tangani Tower Roboh, BPBD Berau Turunkan Tenda dan Velbed

Oleh Admin1 menit baca227 dibaca

Sekitar 80 Personel Tangani Tower Roboh, BPBD Berau Turunkan Tenda dan Velbed
BagikanWhatsAppFacebookX

BERAU, POSKOTAKALTIMNEWS : Upaya perbaikan jaringan transmisi listrik yang terputus akibat robohnya tower di wilayah Berau mendapat dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau.

Untuk menunjang kebutuhan personel di lapangan, BPBD mendirikan tenda berkapasitas 40 orang dan meminjamkan 10 unit tempat tidur lipat atau velbed.

Dukungan tersebut diberikan menyusul arahan Bupati Berau agar pemerintah daerah membantu percepatan penanganan kerusakan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan.

Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi, mengatakan pendirian tenda berukuran 6 x 12 meter tersebut dilakukan pada Kamis (29/10/2026).

“Fasilitas itu disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat beristirahat bagi personel PT PLN (Persero) dan tim eksternal yang terlibat dalam pekerjaan perbaikan,” katanya.

Lokasi tenda berada di sekitar tower transmisi yang roboh, tepatnya di ruas jalan poros Tembudan–Sangkulirang, kawasan Batu Putih yang mengarah ke Sangkulirang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 80 personel diperkirakan dikerahkan untuk mendukung pekerjaan perbaikan jaringan tersebut. Selain fasilitas yang disediakan BPBD, PLN juga telah mendirikan sejumlah tenda secara mandiri di sekitar lokasi pekerjaan.

Masyhadi menambahkan bahwa dukungan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau dalam menunjang kelancaran pekerjaan teknis di lapangan. Dengan tersedianya tempat beristirahat, kebutuhan dasar personel selama bertugas diharapkan dapat terpenuhi sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih optimal.

“Sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, PLN, dan tim teknis terkait diharapkan memperlancar proses perbaikan jaringan. Namun, perkembangan pekerjaan dan waktu pemulihan sistem kelistrikan tetap bergantung pada hasil penanganan teknis di lapangan,” terang. (sep/FN)

BagikanWhatsAppFacebookX